Lombok Utara, Mediajurnalindonesia.id – Pembangunan jembatan gantung Kali Sedutan yang menghubungkan Desa Sambik Bangkol, Kecamatan Gangga, dan Desa Santong, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara, resmi dimulai. Proyek tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama pada Selasa (28/4/2026).

Jembatan sepanjang sekitar 80 meter itu diperkirakan menelan anggaran sebesar Rp5,7 miliar. Sumber pendanaan berasal dari aspirasi anggota DPR RI Komisi V Fraksi PKS Daerah Pemilihan NTB 2, Abdul Hadi.

Pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur di wilayah Lombok Utara. Selain itu, kehadiran jembatan diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.

Acara peletakan batu pertama turut dihadiri oleh Bupati Lombok Utara, Dr. H. Najmul Akhyar, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Lombok Utara, Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker PJN) Wilayah I Provinsi NTB, Herlambang Zulfikar, Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional, Riskon, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTB, Didik Mahmud Gunawan Hadi, Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda KLU, Gatot Sugihartono, Kepala Bappeda KLU, Hermanto, Camat Gangga, Mahzan Zohdi, para kepala desa, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.

Bupati Lombok Utara, H. Najmul Akhyar menyampaikan bahwa pembangunan jembatan penghubung antara Desa Santong dan Desa Sambik Bangkol dapat direalisasikan pada tahun 2026 berkat dukungan aspirasi anggota DPR RI Komisi V.

“Bantuan ini patut kita syukuri karena keberadaan jembatan ini akan mempermudah akses masyarakat dalam berbagai aktivitas,” ujar Najmul.

Ia juga mengajak masyarakat untuk turut mendukung dan menjaga pembangunan tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Menurutnya, perawatan jembatan setelah rampung menjadi hal penting agar infrastruktur tersebut dapat digunakan secara berkelanjutan.

Selain itu, Najmul berharap program-program dari anggota DPR RI, khususnya dari daerah pemilihan Lombok, dapat terus dialokasikan untuk pembangunan di Lombok Utara.

Sementara itu, anggota DPR RI, Abdul Hadi menjelaskan bahwa pembangunan jembatan gantung ini merupakan salah satu prioritas infrastruktur di wilayah Nusa Tenggara Barat, selain proyek serupa yang juga direncanakan di Lombok Tengah.

Ia menambahkan, selain pembangunan jembatan, pemerintah desa dan masyarakat juga mengusulkan pembangunan bendungan. Namun, usulan tersebut belum dapat direalisasikan dalam waktu dekat karena adanya kebijakan efisiensi anggaran.

Lokasi pembangunan jembatan gantung Kali Sedutan diketahui memiliki potensi wisata, terutama sejumlah air terjun yang kerap dikunjungi wisatawan. Dengan adanya jembatan ini, akses menuju kawasan wisata tersebut diharapkan menjadi lebih mudah dan nyaman.

Selain program jembatan, Abdul Hadi juga telah menginisiasi sejumlah pembangunan fasilitas lain di Lombok Utara, seperti penyediaan sarana air bersih, pembangunan MCK, serta bantuan pembangunan rumah bagi masyarakat.

Program-program tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung peningkatan kesejahteraan di Kabupaten Lombok Utara.(AB)