Lombok Utara,Mediajurnalindonesia.id– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lombok Utara menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17 Kabupaten Lombok Utara, Jumat (18/7/2025).

Acara yang berlangsung khidmat di Ruang Sidang DPRD ini dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Lombok Utara, Kapolres Lombok Utara, Dandim 1606 Mataram, Ketua dan anggota DPRD, kepala OPD, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Lombok Utara, Dr. H. Najmul Akhyar menekankan pentingnya menjaga semangat mempolong merenten, warisan luhur masyarakat Lombok Utara yang mengedepankan gotong royong dan kebersamaan dalam membangun daerah.

“Dulu PAD kita hanya Rp6,8 miliar. Alhamdulillah, berkat kerja keras dan sinergi antara eksekutif dan legislatif serta seluruh elemen masyarakat, kini PAD kita sudah menembus angka lebih dari Rp300 miliar,” ungkap Najmul Akhyar.

Bupati juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat yang telah bekerja tanpa lelah, mulai dari petani, nelayan, buruh, pedagang, hingga pelaku UMKM. Ia menegaskan, kemajuan daerah tidak mungkin diraih tanpa kontribusi semua pihak, termasuk media yang terus mengawal jalannya pemerintahan.

“Jika ada dinamika di tengah masyarakat, itulah kehidupan berdemokrasi. Mari kita fokus kembali pada tujuan bersama membangun Lombok Utara tercinta,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Lombok Utara Kusmalahadi Syamsuri dalam pidatonya menyoroti capaian pembangunan selama masa awal kepemimpinannya. Ia menegaskan, pemerintahan bersama Bupati Najmul Akhyar berkomitmen menjalankan prinsip responsif, transparan, dan pro-rakyat.

“Dalam 99 hari kerja pertama, kami fokus menyentuh persoalan mendasar seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi rakyat, dan pelayanan publik,” kata Kusmalahadi.

Beberapa capaian signifikan yang dipaparkannya antara lain penurunan angka stunting menjadi 13,52% yang merupakan salah satu terendah di NTB, rencana pembangunan kampus baru di Desa Gumantar seluas 15 hektare, pembangunan RS di Kecamatan Bayan, Mini Hospital di Gili Trawangan, serta rehabilitasi puskesmas.

Selain itu, angka kemiskinan berhasil ditekan dari 43,12% menjadi 23,96%. Pemkab juga memperkuat ekonomi rakyat melalui program pinjaman tanpa bunga untuk UMKM, pembangunan rest area Teluk Nare, dan agrowisata di Tanjung.

Tak hanya itu, sejumlah program strategis tengah diinisiasi seperti pembangunan Mall Pelayanan Publik, Islamic Center, Alun-Alun Lombok Utara, jalan lingkar, serta pelebaran akses wisata. Program Jumat Bedah Rumah pun digulirkan sebagai bentuk kepedulian kepada warga kurang mampu.

“Kita mengajak kepada seluruh masyarakat untuk terus bersinergi dan menjaga semangat kebersamaan dalam membangun Lombok Utara menjadi lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing,” tuturnya.

Rapat Paripurna Istimewa ini menjadi salah satu momen reflektif dan motivatif dalam perjalanan 17 tahun Kabupaten Lombok Utara. Harapannya, semangat gotong royong dan kebersamaan terus tumbuh demi mewujudkan visi besar daerah ke depan.(Doel)