Sumbawa Barat.Mediajurnalindonesia.id — Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menggelar Press Release capaian kinerja selama tahun 2025, bertempat di Ruang Rapat BNN Kabupaten Sumbawa Barat, Selasa (23/12/2025).

Kepala BNN Kabupaten Sumbawa Barat, Indah Poernomosari, S.E., M.Ak, memaparkan berbagai capaian strategis BNNK KSB, khususnya dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba melalui Program Prioritas Nasional.

“Capaian pencegahan BNN Kabupaten Sumbawa Barat melalui Program Prioritas Nasional meliputi Program Ketahanan Keluarga Anti Narkoba, pembentukan remaja teman sebaya anti narkotika, advokasi Program Ketahanan Keluarga berbasis sumber daya pembangunan desa melalui Desa Bersinar, serta bimbingan teknis life skill bagi masyarakat di kawasan rawan narkoba,” jelas Indah.

Selain pencegahan, BNNK KSB juga memberikan berbagai layanan rehabilitasi, antara lain rehabilitasi rawat jalan yang mencakup intervensi medis dan psikososial, rujukan, layanan Surat Keterangan Hasil Pemeriksaan Narkotika (SKHPN) sebagai bagian dari PNBP, Skrining Intervensi Lapangan (SIL), Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM), serta layanan pasca rehabilitasi.

Indah juga menjelaskan bahwa dalam rangka penguatan peran masyarakat, BNNK KSB melaksanakan asistensi relawan anti narkoba melalui workshop KIE sumber daya pembangunan desa. Kegiatan tersebut diikuti oleh 50 orang relawan dari Desa Bersinar, sebagai upaya membekali masyarakat agar mampu memberikan edukasi bahaya narkoba secara berkelanjutan.

Dalam bidang sosialisasi dan edukasi P4GN, BNNK KSB mencatat pelaksanaan kegiatan sebanyak 70 kali dengan total 5.978 peserta. Rinciannya meliputi lingkungan pendidikan di 45 sekolah dengan 4.613 siswa, lingkungan pemerintah di 3 instansi dengan 400 peserta, lingkungan masyarakat sebanyak 21 kegiatan dengan 935 orang, serta lingkungan swasta satu kegiatan dengan 30 orang.

“Kami juga melakukan kampanye P4GN pada kegiatan Car Free Day yang dirangkaikan dengan bakti sosial pemeriksaan kesehatan, serta pelaksanaan deteksi dini melalui tes urine di lingkungan pendidikan, pemerintah, dan swasta,” tambahnya.

Untuk memperkuat pencegahan penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Sumbawa Barat, BNNK KSB terus membangun sinergi lintas sektor melalui penandatanganan nota kesepahaman dengan TP PKK Sumbawa Barat, pelaksanaan bimbingan teknis bagi TP PKK Sumbawa Barat dan OSIS SMP/SMA yang diikuti 150 peserta, serta rapat sinergi P4GN bersama Kemenag, KUA, penyuluh agama, dan penghulu se-Kabupaten Sumbawa Barat.

Program lainnya meliputi Perkemahan Bersinar dengan pembekalan bahaya narkoba dan rehabilitasi dalam perspektif hukum kepada Saka Bhayangkara, pembekalan P4GN pada kegiatan Basic Life Training dan pelatih Liga KSB yang dilaksanakan oleh PT. AMNT, serta kolaborasi dengan Dinas Dikbud dalam mewujudkan Sekolah Bersinar melalui sosialisasi P4GN di 6 SMP.

“Kami berharap seluruh elemen masyarakat bersama BNN Kabupaten Sumbawa Barat dapat bersatu melawan dan memerangi narkoba demi menyelamatkan generasi bangsa. Stop narkoba, stop drug,” pungkas Indah.(Rozak)