Lombok Barat, Mediajurnalindonesia.id- Pemerintah Kabupaten Lombok Barat melalui kerja sama antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lombok Barat dan Baznas Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar kegiatan Sosialisasi, Bimbingan Teknis, dan Penyerahan Bantuan Rumah Layak Huni (Mahyani) di Aula Kantor Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung, Selasa (4/11/2025).
Kegiatan ini dihadiri oleh Kabag Kesra Lombok Barat, perwakilan dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Lobar, Ketua Komisioner Baznas Lombok Barat, dan semua wakil komisioner, Kepala Desa Taman Ayu, para tokoh agama dan masyarakat, serta penerima manfaat program Mahyani.
Kepala Desa Taman Ayu, M. Tajudin, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam program bantuan tersebut.
“Walaupun dalam usulan kami sebanyak 25 kepala keluarga, namun yang terealisasi baru 10 unit melalui proses yang cukup panjang. Kami tetap mengucapkan terima kasih kepada Gubernur NTB, Kabag Kesra Lombok Barat, Perkim Lobar, dan Ketua Baznas atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada warga kami dan tentunya sisa dari usulan kami bisa terealisasi ditahun 2026 ” ujar Tajudin.
Sementara itu, Ketua Baznas Lombok Barat, H. TGH. Muhammad Taisir Al-Azhar, LC., MA, menyampaikan bahwa pada tahun 2025, Baznas Lombok Barat menargetkan pembangunan 55 unit rumah layak huni (Mahyani) melalui berbagai kerja sama, baik dengan Baznas Provinsi NTB, Bank Syariah, maupun Baznas RI.
“Alhamdulillah, Insyaallah tahun 2025 Baznas Lobar menargetkan 55 rumah layak huni. Kami baru saja menyelesaikan kunjungan ke seluruh desa dan UPZ (Unit Pengumpul Zakat) di Lombok Barat. Prinsip kami adalah dari desa, oleh desa, untuk desa,” ujarnya.
Ia menambahkan, program Mahyani merupakan bagian dari upaya nyata Baznas dalam mendukung visi Bupati Lombok Barat, yakni ‘Sejahtera dari Desa’, dengan fokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dari tingkat terbawah.
“Kami ingin meninggalkan legacy berupa jejak kebaikan, bukan hanya bantuan fisik tetapi juga sistem kerja dan partisipasi masyarakat dalam membangun kesejahteraan desa. Salah satu warisan itu adalah program rumah layak huni, agar masyarakat yang kurang mampu bisa hidup lebih aman, nyaman, dan bermartabat,” tambahnya.
Program Mahyani ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat di seluruh wilayah Lombok Barat, sebagai bentuk nyata kolaborasi antara pemerintah daerah, Baznas, dan masyarakat untuk menciptakan kesejahteraan yang merata dari desa ke desa. (Ramli Mji)

Tinggalkan Balasan