Lombok Tengah.mediajurnalindonesia.id.Balai Pemasyarakatan Kelas I Mataram melakukan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama (MOU) dengan Kementerian Agama Kabupaten Lombok Tengah, dirangkaikan dengan Pembimbingan Kepribadian Klien Pemasyarakatan dengan tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW Menuju Pribadi yang Lebih Baik”, di Aula Kemenag Loteng, Selasa (16/9/2025)

Kepala Balai Pemasyarakatan Kelas I Mataram Projo Hirwono Bc.IP., S.Sos, ketika dietemuia media di Praya menjelaskan, kegiatan ini dilaksanakan bertujuan untuk mendukung pemberlakuan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) Untuk pelaksanaan Aksi Sosial, Pidana Kerja Sosial dan Pidana Pelayanan Masyarakat bagi Klien Anak dan Klien Dewasa.

Ditegaskan Projo pelaksanaan KUHP yang akan mulai berlaku pada tahun 2026, tentunya akan dilaksanakan dengan sebaik baiknya, dirinya akan melakukan pengawasan terkait pelaksanaan kegiatan tersebut terutama di wilayah Kabupaten Lombok Tengah

Kepala Bidang Pembimbingan Kemasyarakatan Kanwil Ditjenpas NTB I Nyoman Mudane mengapresiasi kerjasama Bapas kelas I Mataram dengan Kementerian Agama Lombok Tengah, karena perjanjian ini tentunya akan besar maknanya untuk klien Pemasyarakatan.

“Kami siap mendukung pelaksanaan perjanjian ini, karena perjanjian ini sangat besar hikmahnya, dalam menerapkan KUHP tersbut,” ungkap Mudane.

Pada acara tersebut sebanyak 26 orang Klien Pemasyarakatan (mantan binaan lapas) dieberikan sembako secara simbolis dan diserahkkan langsung oleh Kepala Bapas Kelas I Mataram.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok Tengah Drs.H.Nasrullah, S.Pd.,M.Pd. selaku pemateri kegiatan pembimbingan kepribadian menegaskan, siap membantu pengawasan kegiatan, penyiapan tempat/lokasi kegiatan dan memberikan pengertian kepada masyarakat bahwa klien pemasyarakatan memiliki kesempatan untuk berubah dan kembali menjalani hidup di tengah-tengah masyarakat dengan cara mulai.

“Kami sangat bersyukur Klien Pemasyarakatan dapat merubah diri, apa yang dilakukan dalam perubahan ini merupakan anugerah yang mulia dari Alloh SWT, mari dalam hidup ini kita dapat meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW, karena apa yang diperbuat didunia ini akan dipertanggungjawabkan kelak di hadapan Allah SWT, namun ketika kita sudah bertaubat, kembali ke jalan Alloh, maka Alloh akan menghapus dosa dan kekhilapan kita,”tutup Kakanmenag. (Ftr).