Lombok Barat, Mediajurnalindonesia.id– Anggota DPRD Kabupaten Lombok Barat dari Dapil Kediri–Labuapi, Prof. Dr. Syamsuriansyah, melakukan aksi cepat tanggap terhadap keluhan warga terkait kondisi jalan yang rusak dan berlubang di wilayah Desa Telagawaru dan sekitarnya. Meski diguyur hujan deras, ia tetap turun langsung ke lokasi untuk memastikan keselamatan para pengguna jalan.

Dalam pantauan lapangan, Rabu (3/12/2025), Prof. Dr. Syamsuriansyah terlihat menyusuri jalan menggunakan payung sambil memeriksa satu per satu titik lubang yang berpotensi membahayakan pengendara. Ia juga sempat berdialog dengan sopir L300 pengangkut material yang dikerahkan untuk melakukan penambalan darurat, sebagai langkah awal mencegah terjadinya kecelakaan.

Aksi cepat itu turut didampingi oleh sejumlah warga yang ikut membantu proses penanganan sementara. Kolaborasi legislatif, dan masyarakat menjadi bukti respons cepat dalam menangani kebutuhan mendesak di lapangan.

Prof. Dr. Syamsuriansyah menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam menjawab keluhan masyarakat.

“Kita tidak boleh menunggu sampai ada korban. Begitu laporan masuk, kita turun langsung,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pelayanan terhadap masyarakat harus dilakukan dengan sigap tanpa terhalang cuaca.
“Masyarakat berhak mendapatkan jalan yang aman dan nyaman. Walaupun hujan deras, perbaikan tidak boleh ditunda. Keselamatan publik adalah prioritas,” tegasnya.

Dalam peninjauan tersebut, ia juga menginstruksikan tim lapangan untuk mengidentifikasi seluruh titik lubang yang masuk kategori rawan. Hasil sementara menunjukkan sejumlah titik di Telagawaru membutuhkan penanganan darurat sebelum dilakukan perbaikan permanen.

Penanganan lanjutan dijadwalkan segera dilakukan guna mengembalikan kelancaran arus lalu lintas dan meningkatkan kenyamanan berkendara di kawasan tersebut.

Setelah dari lokasi perbaikan jalan, Dr. Syamsuriansyah mampir di kantor Desa Perempuan untuk memberikan bantuan berupa telur kepada pemerintah Desa untuk bisa dibagikan kepada warga yang terdampak. (Ramli Mji)