Sumbawa Barat.Mediajurnalindonesia.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat bersama DPRD Kabupaten Sumbawa Barat resmi menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dalam Rapat Paripurna ke-25 Masa Sidang III DPRD Kabupaten Sumbawa Barat yang digelar di Taliwang, Kamis (16/7/2026).

Pada rapat tersebut, Pendapat Akhir Bupati Sumbawa Barat terhadap penetapan Raperda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 disampaikan oleh Wakil Bupati Sumbawa Barat, Hj. Hanipah Musyafirin, S.Pt., M.M.Inov, mewakili Bupati Sumbawa Barat.
Dalam penyampaiannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 diarahkan pada program-program prioritas yang berdampak nyata dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Pemerintah daerah memahami sepenuhnya bahwa keberhasilan pelaksanaan Perubahan APBD tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran, tetapi juga oleh kualitas pelaksanaan program, ketepatan sasaran, percepatan realisasi anggaran, serta keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Menanggapi berbagai rekomendasi yang disampaikan Badan Anggaran DPRD Kabupaten Sumbawa Barat, Pemerintah Daerah menyatakan komitmennya untuk mengoptimalkan pelaksanaan Perubahan APBD melalui enam langkah strategis.

Pertama, meningkatkan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui intensifikasi dan ekstensifikasi pajak daerah, retribusi daerah, optimalisasi pengelolaan aset daerah, serta mendorong lahirnya sumber-sumber pendapatan baru yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Kedua, memperkuat pengendalian pelaksanaan anggaran agar target pendapatan maupun belanja daerah dapat direalisasikan secara efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.

Ketiga, mempercepat pembangunan infrastruktur dasar, terutama jalan, jaringan air bersih, serta sarana pelayanan publik lainnya guna meningkatkan konektivitas wilayah dan kualitas hidup masyarakat.

Keempat, meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan sektor pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, serta peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal agar mampu bersaing dan memanfaatkan peluang kerja yang tersedia.

Kelima, mendorong pengembangan sektor pariwisata, pemberdayaan ekonomi masyarakat, penguatan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), serta pengembangan klaster-klaster ekonomi baru sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.

Keenam, menjaga disiplin fiskal melalui pengelolaan pembiayaan daerah yang mengedepankan prinsip kehati-hatian, produktivitas, transparansi, serta keberlanjutan guna menjaga stabilitas keuangan daerah.

Wakil Bupati juga mengakui bahwa masih terdapat berbagai tantangan dalam pelaksanaan pembangunan daerah. Oleh karena itu, sinergi seluruh pemangku kepentingan dinilai menjadi faktor penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

“Pemerintah daerah memandang sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda, dunia usaha, akademisi, media, serta seluruh elemen masyarakat merupakan modal utama dalam mewujudkan Kabupaten Sumbawa Barat yang semakin maju dan sejahtera,” katanya.

Selain itu, seluruh perangkat daerah diminta segera melakukan percepatan pelaksanaan program dan kegiatan setelah Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 resmi ditetapkan, sehingga manfaat pembangunan dapat segera dirasakan oleh masyarakat.

Pemerintah Daerah juga menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang koordinasi, komunikasi, dan evaluasi bersama DPRD guna memastikan seluruh program pembangunan berjalan sesuai perencanaan, memenuhi prinsip akuntabilitas, serta menghasilkan capaian yang optimal.

Mengakhiri penyampaiannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Barat atas kerja sama, dedikasi, dan kemitraan yang terjalin selama proses pembahasan Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.

“Semoga sinergi yang baik ini senantiasa menjadi kekuatan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin berkualitas, demi terwujudnya KSB Maju Luar Biasa menuju transformasi kesejahteraan masyarakat Sumbawa Barat,” tutupnya.(Zak)