Sumbawa Barat, Mediajurnalindonesia.id – Pemerintah Desa (Pemdes) Tongo, Kecamatan Sekongkang, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahap II Tahun Anggaran 2026 kepada lima Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Penyaluran bantuan berlangsung di Aula Kantor Desa Tongo pada Rabu (15/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Tongo Idham Halid, S.Pi., Staf kecamatam Syahrullah S.Pd, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Deni Saputra, S.Pd., Babinsa, Bhabinkamtibmas, Pendamping Lokal Desa, Tim Agen Gotong Royong (AGR), perangkat desa, serta para penerima manfaat.

Kepala Desa Tongo, Idham Halid, S.Pi., menjelaskan bahwa BLT-DD Tahap II disalurkan untuk alokasi empat bulan, yakni Mei,Juni hingga Agustus tahun 2026 Setiap KPM menerima bantuan sebesar Rp300.000 per bulan, sehingga total bantuan yang diterima masing-masing keluarga mencapai Rp1.200.000.

“Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat penerima manfaat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Kami juga mengimbau agar dana yang diterima dimanfaatkan secara bijak dan diprioritaskan untuk kebutuhan yang benar-benar penting,” ujar Idham.

Ia menegaskan, penetapan lima penerima BLT-DD telah melalui Musyawarah Desa Khusus (Musdessus) yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), kepala dusun, ketua RT, hingga Agen Gotong Royong (AGR).
Menurutnya, keputusan tersebut diambil secara transparan dan berdasarkan hasil verifikasi kondisi masyarakat, mengingat keterbatasan alokasi anggaran Dana Desa.

“Dengan keterbatasan anggaran yang tersedia, kami bersama seluruh unsur desa menetapkan lima KPM yang benar-benar memenuhi kriteria, dengan prioritas kepada warga lanjut usia yang belum menerima bantuan sosial dari program pemerintah lainnya,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua BPD Desa Tongo, Deni Saputra, S.Pd., mengatakan kehadiran BPD dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari fungsi pengawasan terhadap penggunaan Dana Desa agar penyalurannya berjalan sesuai ketentuan.

“Kami hadir sebagai mitra kerja pemerintah desa untuk memastikan proses penyaluran BLT-DD berlangsung secara transparan, tepat sasaran, dan sesuai dengan aturan yang berlaku. Pengawasan ini penting agar bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak,” katanya.

Deni juga berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi para penerima dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga.

“Kami berharap BLT-DD ini dapat membantu meringankan beban pengeluaran keluarga penerima manfaat. Gunakanlah bantuan ini sebaik-baiknya untuk kebutuhan yang paling mendesak sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan,” harapnya.

Penyaluran BLT-DD Tahap II Tahun 2026 di Desa Tongo berlangsung tertib dan lancar. Program ini menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah desa dalam memperkuat perlindungan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya kelompok rentan yang belum terjangkau program bantuan sosial lainnya.(Zak)