Lombok Barat, Mediajurnalindonesia.id– Wakil Bupati Lombok Barat, Hj. Nurul Adha, melakukan kunjungan kerja ke rumah produksi kuliner Cilok Ngangak di Desa Kapek, Kecamatan Gunungsari, Senin (6/7/2026). Kunjungan tersebut menjadi bentuk apresiasi Pemerintah Kabupaten Lombok Barat terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang dinilai mampu memberikan kontribusi nyata dalam menggerakkan perekonomian daerah serta membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati mengapresiasi perjuangan pemilik usaha, Ibu Marisa, yang berhasil mengembangkan usaha kuliner dari skala kecil hingga menjadi salah satu UMKM yang berkembang pesat di Lombok Barat.

Wakil Bupati mengungkapkan, berdasarkan cerita yang disampaikan pemilik usaha, produksi Cilok Ngangak pada awal berdiri hanya berkisar satu hingga dua kilogram per hari. Namun berkat kerja keras, ketekunan, dan semangat pantang menyerah, kini kapasitas produksinya telah meningkat drastis hingga mencapai sekitar dua ton setiap harinya.

“Perjalanan usaha ini menjadi inspirasi bagi pelaku UMKM lainnya. Dari usaha rumahan yang sederhana kini berkembang menjadi usaha yang mampu memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Ini membuktikan bahwa dengan kerja keras dan konsistensi, UMKM dapat tumbuh menjadi kekuatan ekonomi yang sangat penting,” ujar Hj. Nurul Adha.

Lebih lanjut, Wakil Bupati menilai keberhasilan Cilok Ngangak tidak hanya diukur dari peningkatan produksi, tetapi juga dari dampak sosial yang dihasilkan. Hingga saat ini, usaha tersebut telah menyerap lebih dari 90 tenaga kerja yang mayoritas berasal dari masyarakat sekitar.

Menurutnya, keberadaan UMKM seperti Cilok Ngangak memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat karena mampu menciptakan lapangan kerja yang berkelanjutan.

“Saya sempat berbincang dengan salah satu karyawan. Beliau menyampaikan bahwa penghasilan yang diperoleh dari bekerja di sini mampu mencukupi kebutuhan keluarga, termasuk membiayai pendidikan anak-anak dan memenuhi kebutuhan rumah tangga selama sebulan. Ini tentu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kita semua,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati juga menanggapi isu yang sempat berkembang di media sosial terkait persoalan perizinan dan kewajiban perpajakan usaha tersebut. Ia menegaskan bahwa pihak Cilok Ngangak bersikap kooperatif dan berkomitmen menyelesaikan seluruh proses administrasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Saat ini, proses pengurusan berbagai dokumen perizinan tengah diselesaikan melalui Mall Pelayanan Publik pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Lombok Barat. Selain itu, proses sertifikasi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) juga telah diurus, bersamaan dengan penyelesaian kewajiban perpajakan daerah.

Wakil Bupati berharap semakin banyak pelaku UMKM di Lombok Barat yang tumbuh dan berkembang seperti Cilok Ngangak. Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat akan terus mendorong terciptanya iklim usaha yang sehat, tertib administrasi, serta memberikan kemudahan pelayanan perizinan agar UMKM semakin maju, berdaya saing, dan mampu menjadi penggerak utama ekonomi daerah.

“UMKM adalah tulang punggung perekonomian masyarakat. Pemerintah daerah akan terus hadir memberikan pendampingan dan kemudahan agar pelaku usaha dapat berkembang secara legal, sehat, dan berkelanjutan sehingga mampu menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan bagi masyarakat Lombok Barat,” tutup Wakil Bupati.(Red/Ramli Mji**)