Lombok Utara, Mediajurnalindonesia.id – Belum sempat bel berbunyi, halaman SMKN 1 Gangga sudah dipenuhi siswa pada Jumat (22/5/2026) pagi. Namun, keramaian itu bukan karena kegiatan upacara sekolah, melainkan kedatangan tim Dikmas Sat Lantas Polres Lombok Utara yang menggelar program Police Go To School mulai pukul 08.00 Wita.
Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas kepada para pelajar sejak dini. Dalam sesi pembukaan, Kanit Dikmas Sat Lantas langsung menyoroti pentingnya penggunaan helm berstandar SNI saat berkendara.
“Naik motor tanpa helm itu sama saja taruhan kepala. Sayang kalau masa depan kalian hilang cuma karena malas pakai helm,” ujar petugas di hadapan para siswa.
Suasana berlangsung santai dan interaktif. Para siswa tampak antusias mengikuti penyuluhan yang membahas berbagai pelanggaran lalu lintas yang kerap dilakukan remaja, mulai dari tidak memakai helm hingga aksi balap liar.
Petugas menjelaskan, balap liar tidak hanya membahayakan keselamatan pengendara, tetapi juga dapat menimbulkan konsekuensi hukum serta mencoreng nama baik sekolah. Karena itu, siswa diminta untuk tidak mudah terpengaruh tren yang berisiko tinggi tersebut.
Selain balap liar, penggunaan knalpot brong juga menjadi perhatian utama dalam sosialisasi itu. Sat Lantas menegaskan akan menindak kendaraan yang menggunakan knalpot tidak sesuai standar.
“Kalau masih pakai knalpot bising yang tidak sesuai SNI, jangan kaget kalau ditilang. Sekolah ini tempat belajar, bukan sirkuit,” kata petugas.
Sesi tanya jawab membuat suasana semakin hidup. Sejumlah siswa mengaku baru memahami risiko dari pelanggaran lalu lintas yang selama ini dianggap sepele.
Melalui program Police Go To School, Sat Lantas Polres Lombok Utara berharap budaya disiplin berlalu lintas dapat tertanam di kalangan pelajar SMK. Polisi menilai, kebiasaan kecil seperti memakai helm dan mematuhi aturan jalan dapat menjadi penentu keselamatan di masa depan.(D)

Tinggalkan Balasan