Sumbawa Barat.Mediajurnalindonesia.id – Pemerintah Desa Maluk bersama Agen Gotong Royong (AGR) menggelar kegiatan Jumat Bersih melalui aksi gotong royong Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), Jumat (6/11/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung program Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa Barat dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.

Kegiatan yang dipusatkan di rumah warga Dusun Otak Kris, Desa Maluk, Kecamatan Maluk, tersebut dihadiri langsung Wakil Bupati Sumbawa Barat, Hj. Hanipah Musyafirin, S.Pt., M.M., INOV.

Turut hadir Camat Maluk Heru Sudriansyah, S.Pd., M.Pd., Wakapolsek Maluk AKP Athar, Kepala Desa Maluk Baharuddin, S.E., Bhabinkamtibmas, Babinsa Desa Maluk, perwakilan eksternal PT AMMAN, PT LIP, PT G4S, PT Vektor, Puskesmas Maluk, vendor AMNT, TP PKK Desa Maluk, Agen Gotong Royong, serta masyarakat Dusun Otak Kris,Kader Posyandu,Clinik cakra medika dan Hotel Conjio.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta bersama-sama melakukan pembersihan lingkungan sekaligus membantu pembangunan septic tank bagi warga yang membutuhkan. Pekerjaan tersebut dilaksanakan di rumah Sahur/Yonk, RT 11 RW 04, dan rumah Juma’ah, RT 10 RW 04.

Kepala Desa Maluk, Baharuddin, S.E., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kehadiran Wakil Bupati Sumbawa Barat beserta jajaran pemerintah kecamatan, unsur TNI-Polri, perusahaan, dan seluruh elemen masyarakat yang ikut terlibat dalam kegiatan tersebut.

Menurutnya, kehadiran berbagai pihak menjadi motivasi tersendiri bagi pemerintah desa dan masyarakat untuk terus memperkuat budaya gotong royong dalam mendukung program sanitasi dan kesehatan lingkungan.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan senang karena kegiatan Jumat Bersih dan gotong royong STBM ini dapat dihadiri langsung oleh Ibu Wakil Bupati Sumbawa Barat, Camat Maluk, serta unsur TNI-Polri dan seluruh elemen masyarakat,” ungkap Baharuddin.

Ia menjelaskan, kegiatan gotong royong tersebut tidak hanya difokuskan pada pembersihan sampah dan lingkungan, tetapi juga menyasar pembangunan septic tank di rumah warga sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan sanitasi masyarakat.

“Semoga apa yang kita lakukan hari ini dapat memberikan manfaat bagi warga dan menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kualitas kesehatan serta kebersihan lingkungan di Desa Maluk,” tambahnya.

Lebih lanjut, Baharuddin mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menerapkan lima pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), yakni Stop Buang Air Besar Sembarangan (ODF), Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS), Pengelolaan Air Minum dan Makanan Rumah Tangga yang Aman, Pengelolaan Sampah Rumah Tangga, serta Pengelolaan Limbah Cair Rumah Tangga yang Aman.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, terutama menjelang musim penghujan. Masyarakat diimbau agar tidak membuang sampah sembarangan, khususnya ke saluran drainase maupun sungai, karena dapat menyebabkan penyumbatan aliran air dan memicu banjir.

“Apalagi saat ini sudah memasuki musim penghujan. Kami berharap seluruh masyarakat tetap menjaga kebersihan lingkungan dan membuang sampah pada tempatnya. Jangan membuang sampah ke selokan atau sungai agar saluran air tetap lancar dan tidak terjadi banjir,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Maluk berharap semangat gotong royong semakin tumbuh di tengah masyarakat. Sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, TNI-Polri, dunia usaha, dan masyarakat diharapkan mampu mempercepat terwujudnya lingkungan yang sehat, bersih, serta berperilaku hidup bersih dan sehat secara berkelanjutan.(*)