Lombok Barat, Mediajurnalindonesia.id- Hari Anak Nasional menjadi momentum yang sangat penting bagi masyarakat, terutama bagi generasi muda di Indonesia. Dalam rangka memeriahkan peringatan tersebut, Ketua Fraksi Partai Perindo, Dr. Syamsuriansyah, M.Kes., yang juga merupakan anggota DPRD Dapil Kediri Labuapi, menggodok rencana pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis untuk siswa sebagai langkah konkret mendukung program pemerintah pusat dalam menyiapkan generasi emas pada tahun 2045.

Dr. Syamsuriansyah menekankan bahwa layanan kesehatan gratis ini sangat berarti tidak hanya bagi siswa, tetapi juga bagi masyarakat luas.
“Program pengecekan kesehatan gratis (PKG) ubtuk siswa ini memang ditujukan untuk mengetahui informasi dan deteksi dini terkait dengan penyakit,” ujarnya dalam diskusi di studio TVRI.
Menurutnya, pemeriksaan yang dilakukan bertujuan untuk mencegah masalah kesehatan yang mungkin muncul di kemudian hari, sehingga anak-anak yang merupakan calon penerus bangsa dapat tumbuh sehat dan produktif. Selasa, 22/7/2025

Dalam pandangannya, penting untuk mempersiapkan anak-anak dari sejak dini, agar mereka bisa berkontribusi secara optimal pada tahun 2045.
“Jika generasi yang sekarang tidak diperhatikan, siapa yang akan melanjutkan cita-cita bangsa di masa depan?” tegasnya.

Bukan hanya berbicara tentang pemeriksaan kesehatan, Dr. Syamsuriansyah juga mengaitkan pentingnya pemenuhan gizi dan pola makan yang baik. Ia mencontohkan bahwa anak-anak SD/MI,SMP/MTs dan SMA/MA, sebagai generasi muda, harus mendapatkan perhatian khusus dalam hal kesehatan, termasuk di dalamnya adalah pemeriksaan rutin setelah mereka mendapatkan asupan gizi dari pemerintah sesuai dengan Program Makan bergisi Gratis (MBG).

Terkait dengan keselarasan anggaran dari sisi legislatif, Syamsuriansyah menegaskan komitmennya untuk selalu mendukung program-program kesehatan, terutama yang berfokus pada kebutuhan masyarakat. Ia menjelaskan bahwa anggaran untuk pelaksanaan kesehatan gratis ini sudah disiapkan dan mengalami kenaikan pada anggaran perubahan tahun ini.

“Kami di kabupaten Lombok Barat telah bekerja sama dengan dinas kesehatan dan rumah sakit untuk memastikan bahwa semua anggaran dialokasikan dengan tepat”, ungkapnya.

Dengan dukungan anggaran yang kuat, Dr. Syamsuriansyah optimis bahwa program ini dapat dijalankan dengan baik. Ia menghimbau agar seluruh pihak, terutama di bidang kesehatan, maupun pendidikan (DikBud & Kemenag) untuk menjalankan program ini demi potensi kesehatan anak-anak yang lebih baik dan mendukung program pemerintah agar Indonesia dapat mewujudkan cita-citanya menjadi bangsa yang sehat dan produktif pada tahun 2045.

Kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis bagi siswa menurut Syamsuriansyah adalah langkah strategis untuk mempersiapkan generasi emas di masa depan. Melalui upaya ini, diharapkan seluruh elemen masyarakat dan pemerintah dapat bersinergi untuk memastikan bahwa anak-anak Indonesia tumbuh sehat, cerdas, dan siap menjadi penerus bangsa yang dapat bersaing di kancah global. Ini adalah investasi berharga yang tidak hanya untuk hari ini, tetapi juga untuk masa depan bangsa. (Ramli Mji)