Lombok Tengah.Mediajurnalindonesia.id-Anggota DPRD Kabupaten Lombok Tengah, Dra. Hjh.Nurul Adha, H.MZ., menjadi narasumber dalam kegiatan Kepemimpinan Politik Perempuan yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Lombok Tengah, Senin (22/6/2026).

Kegiatan kepemimpinan politik perempuan yang digelar di aula DP3AP2KB Loteng, sebagai upaya untuk meningkatkan kapasitas, partisipasi, dan peran perempuan dalam kehidupan politik serta pengambilan keputusan di daerah.

Dalam pemaparannya Nurul Adha menyampaikan, pentingnya keterlibatan perempuan dalam dunia politik sebagai bagian dari upaya mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan. Menurutnya, perempuan memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam proses perencanaan, pengawasan, hingga pengambilan kebijakan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Perempuan harus memiliki keberanian untuk tampil dan mengambil peran dalam ruang-ruang strategis. Politik bukan hanya milik laki-laki, tetapi merupakan ruang bersama untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat,” ujarnya di hadapan peserta

Nurul Adha yang saat ini menjabat sebagai Anggota DPRD Lombok Tengah dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ke 4 priode tegaskan, keterwakilan perempuan dalam lembaga legislatif menjadi salah satu indikator penting dalam memperkuat demokrasi. Kehadiran perempuan di parlemen dinilai mampu menghadirkan perspektif yang lebih luas, terutama dalam isu perlindungan perempuan, anak, pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan keluarga.

Ia juga mendorong para peserta agar terus meningkatkan kapasitas diri melalui pendidikan, organisasi, dan berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan. Menurutnya, kualitas sumber daya manusia menjadi modal utama bagi perempuan yang ingin terjun ke dunia politik maupun kepemimpinan publik.

Selain berbagi pengalaman selama menjalankan tugas sebagai legislator, Nurul Adha menjelaskan berbagai tantangan yang masih dihadapi perempuan dalam dunia politik. Di antaranya adalah rendahnya kepercayaan diri, keterbatasan akses terhadap pendidikan politik, serta masih adanya stereotip gender yang berkembang di tengah masyarakat.

Meski demikian, ia optimistis bahwa perempuan Lombok Tengah memiliki kemampuan untuk bersaing dan berkontribusi secara maksimal dalam pembangunan daerah. Dengan dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan organisasi masyarakat, partisipasi perempuan di bidang politik diyakini akan terus meningkat.

Kepala DP3AP2KB Lombok Tengah H. Kusriadi,SKM.,M.Kes.,kepada media menyampaikan, kegiatan kepemimpinan politik perempuan merupakan salah satu program strategis untuk memperkuat peran perempuan dalam pembangunan daerah. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai sistem politik, kepemimpinan, serta pentingnya keterlibatan perempuan dalam proses pengambilan kebijakan publik.

Kegiatan yang berlangsung interaktif tersebut diikuti oleh perwakilan organisasi perempuan, kader pemberdayaan masyarakat, tokoh perempuan, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.

Dijelaskan Kusriadi, terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan semakin banyak perempuan yang terdorong untuk mengambil peran aktif dalam kehidupan politik dan pemerintahan.

“Kami berharap kehadiran perempuan dalam posisi strategis diyakini akan memperkuat kualitas demokrasi serta menghasilkan kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.

Melalui pengalaman dan pemikiran yang dibagikan oleh Hjh. Nurul Adha, peserta memperoleh motivasi untuk terus mengembangkan potensi diri dan berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan kesetaraan gender dan peningkatan partisipasi perempuan di Kabupaten Lombok Tengah.(Ftr).