Sumbawa Barat.Mediajurnalindonesia.id Pemerintah Desa Maluk, Kecamatan Maluk, menggelar kegiatan gotong royong massal sekaligus pengecekan bak mandi dan kebersihan lingkungan rumah warga sebagai langkah antisipasi mencegah berkembangnya nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD), Jumat (19/6/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan tenaga kesehatan dari Puskesmas Maluk bersama tim PHMC dari Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT), yang memfasilitasi program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN Plus) bersama masyarakat di wilayah Kecamatan Maluk.

Kepala Desa Maluk, Baharuddin,S.E menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua pihak yang ikut kegiatan tersebut,kegiatan gotong royong ini tidak hanya difokuskan pada upaya pencegahan DBD, tetapi juga sebagai persiapan Desa Maluk yang akan menjadi tuan rumah pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XXll tingkat Kecamatan Maluk.

“Selain sebagai upaya mencegah berkembangbiaknya nyamuk penyebab DBD, kegiatan gotong royong ini juga kami lakukan karena Desa Maluk akan menjadi tuan rumah pelaksanaan MTQ ke-22 tingkat kecamatan yang dijadwalkan berlangsung pada 29 Juni mendatang,” ujar Baharuddin.

Ia menjelaskan,menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, pemerintah desa mengimbau seluruh masyarakat untuk aktif melaksanakan Gerakan 3M sebagai langkah sederhana namun efektif dalam mencegah penyebaran penyakit yang disebabkan oleh nyamuk, khususnya DBD.

Adapun Gerakan 3M yang dimaksud meliputi:

Pertama, Menguras dan membersihkan bak mandi, tempat penampungan air, serta wadah lain yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.

Kedua, Menutup rapat seluruh tempat penyimpanan air agar tidak menjadi sarang nyamuk.

Ketiga, Memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang-barang bekas yang dapat menampung air hujan seperti kaleng, botol, ban bekas, maupun wadah lainnya.

Baharuddin juga mengajak masyarakat untuk rutin membersihkan bak mandi dengan menyikat dinding bak agar telur maupun jentik nyamuk tidak menempel, serta menjaga kebersihan lingkungan rumah termasuk halaman, saluran air, dan area yang berpotensi menampung genangan.

“Mari bersama-sama menjaga kebersihan rumah dan lingkungan. Buang atau kubur barang bekas yang berpotensi menjadi sarang nyamuk, rutin mengganti air pada vas bunga maupun tempat minum hewan peliharaan, sehingga tercipta lingkungan yang sehat, bersih, dan nyaman bagi seluruh masyarakat,” imbuhnya.

Melalui kegiatan gotong royong dan edukasi kesehatan ini, Pemerintah Desa Maluk berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kebersihan lingkungan semakin meningkat, sekaligus menekan potensi penyebaran penyakit DBD di wilayah Kecamatan Maluk menjelang pelaksanaan MTQ tingkat kecamatan.

Perlu di ketahui dalam kegiatan gotong royong tersebut hadir Camat Maluk Muliadi, S.P,.Danramil 1628-02/Sekongkang, Kapolsek Maluk, Sekcam Maluk,Kades Maluk, Sekdes Maluk, Ketua BPD Maluk, AGR serta anggota TNI-POLRI,pihak Puskesmas dan Siloam Amman. (Rozak)