Lombok Tengah.mediajurnalindonesia.id.Bupati Lombok Tengah H. Lalu Pathul Bahri, S.IP., M.AP., membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) XXXII Tingkat Kecamatan Praya Timur, Senin malam (13/7/2026).
MTQH tahun ini mengangkat tema “Mewujudkan Generasi Islami Menyongsong Masa Depan yang Cemerlang”. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membumikan nilai-nilai Al-Qur’an sekaligus menjaring qari, qariah, hafiz, dan hafizah berprestasi.
Ketua Panitia Hartawan mengatakan, berbagai persiapan telah dilakukan melalui musyawarah dan koordinasi bersama seluruh unsur panitia. Persiapan mencakup kebutuhan peserta dan dewan hakim, konsumsi, pengamanan, hingga pelayanan kesehatan.
Sebelum pembukaan, panitia juga menggelar pawai alegoris yang diikuti kafilah dan ofisial dari desa se-Kecamatan Praya Timur. Sebanyak 313 peserta mengikuti pawai dengan rute dari kawasan Pasar Mujur dan berakhir di Lapangan Umum Mujur.
Plt. Camat Praya Timur H. Jamardi mengatakan, MTQH tidak semata-mata menjadi ajang perlombaan. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi sarana membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, momentum MTQH harus mampu meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an, memahami makna yang terkandung di dalamnya, serta mengimplementasikannya dalam kehidupan.
Ia berharap MTQH XXXII Tingkat Kecamatan Praya Timur dapat melahirkan qari, qariah, hafiz, dan hafizah yang mampu mengharumkan nama kecamatan dan Kabupaten Lombok Tengah pada jenjang yang lebih tinggi.
“Insyaallah, utusan Praya Timur siap mempertahankan prestasi dan mendukung Lombok Tengah untuk kembali meraih hasil terbaik,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Lombok Tengah H. Lalu Pathul Bahri mengatakan, Lombok Tengah telah dua kali berturut-turut mempertahankan gelar juara umum MTQ tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat. Terbaru, Lombok Tengah kembali menjadi juara umum saat dipercaya sebagai tuan rumah MTQ XXXI Tingkat Provinsi NTB.
Meski demikian, menurut Bupati, prestasi tersebut tidak boleh membuat semangat membumikan Al-Qur’an menjadi kendur. Sebaliknya, capaian itu harus menjadi motivasi untuk terus memperkuat syiar Al-Qur’an di tengah masyarakat.
“Kita sangat bersyukur atas prestasi para pecinta Al-Qur’an yang telah mempertahankan juara umum. Namun, bukan berarti kita larut dalam kebahagiaan. Prestasi ini harus menjadi semangat untuk terus menggaungkan Al-Qur’an,” kata Pathul.
Bupati menilai, berbagai rangkaian kegiatan MTQH, termasuk pawai alegoris, merupakan bagian dari syiar keagamaan. Kehadiran masyarakat dan semarak kegiatan dinilai mampu memperluas pesan kebaikan di tengah masyarakat.
Ia juga mengajak masyarakat untuk memberikan penghargaan dan kemuliaan kepada para qari, qariah, hafiz, hafizah, mufasir, dan mufasirah sebagai generasi pecinta Al-Qur’an.
Kepada para peserta, Bupati berpesan agar tidak berhenti belajar dan terus meningkatkan kemampuan. Hal tersebut penting agar prestasi yang telah diraih putra-putri Lombok Tengah dapat dipertahankan secara berkelanjutan.
Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, lanjutnya, terus memberikan perhatian kepada para pecinta Al-Qur’an melalui berbagai program. Salah satunya dengan memberikan apresiasi kepada qari, qariah, hafiz, hafizah, mufasir, dan mufasirah yang telah mengharumkan nama daerah, termasuk melalui pemberangkatan ibadah umrah.
Bupati berharap pelaksanaan MTQH XXXII Tingkat Kecamatan Praya Timur dapat memperkuat syiar Al-Qur’an sekaligus melahirkan generasi Qur’ani yang mampu membawa prestasi bagi Lombok Tengah pada masa mendatang.(Ftr).

Tinggalkan Balasan