Lombok Tengah.mediajurnalindonesia.id. Bupati Lombok Tengah H.Lalu Pathul Bahri S.I.P., M.AP.,Rotasi Sebanyak enam pejabat eselon II lingkup Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah,Pengambilan sumpah keenam para pejabat tersebut berlangsung khidmat di Ballroom Kantor Bupati Loteng, Selasa Malam (20/1/2026).

Hadir pada acara pelantikan pejabat tersebut, Wakil Bupati Lombok Tengah, Dr.H.M.Nursiah, Sekda Loteng Ir.H.Lalu Firman Wijaya ST.MT, Sekwan DPRD Lombok Tengah, H.Suhadi Kana S.Sos.M.H., para asisten, Direktur Rumah Sakit Umum Praya dr.Mamang Bagiansah Sp.PD,FINASIM, C.M.C,seluruh Kepala OPD Lombok Tengah, camat dan para undangan lainnya.

Keenam pejabat yang dirotasi yakni Kepala Dinas Perhubungan Drs H.Lalu Herdan.M.Si.diberikan amanah menjadi Kepala Dinas Kominfo Lombok Tengah, Kepala Dinas Pariwisata Loteng Lalu Sungkul, S.Pd., ditunjuk mengisi jabatan sebagai Staf Ahli Bupati bidang Pemerintah hukum dan Politik, Ir. Irman, M.M., yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) kini digeser menjadi Staf Ahli Bupati bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan menggantikan posisi Dra. Try Widiastuti, M.A., yang dimutasi sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan Loteng.

Pejabat lainnya yang dilantik yaitu Kepala Dinas Permberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Loteng Drs. Lalu Rinjani, M.Si., kini mendapat jabatan baru sebagai Asisten II Setda Loteng dan Drs. H.Lalu Muliawan, M.M.,sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah, diberikan jabatan baru sebagai Asisten I Seta Lombok Tengah.

Bupati Lombok Tengah Lalau Pathul Bahri dalam arahannya mengatakan, mutasi Pejabat Eselon II Loteng Bagian dari Penyegaran.
Mutasi seperti ini merupakan hal lazim dan biasa terjadi sebagai bagian dari upaya penyegaran organisasi dilingkungan pemerintahan, sekaligus bagian dalam upaya pengembangan karier dan optimalisasi kinerja perangkat daerah.

Pejabat yang dilantik pun sudah melalui proses dan tahapan evaluasi. Dengan mempertimbangan rekam jejak, pengalaman serta kompetensi pejabat bersangkutan. Supaya penempatan pejabat bisa benar-benar pas, sesuai bidang dan kemampuan yang dimiliki.

Pathul Bahri menambahkan, hal yang paling penting dari proses mutasi bukan pada pergeseran posisi atau jabatan semata. Namun, bagaimana proses mutasi bisa menjadi momentum penting dalam upaya mendorong peningakatan pembangunan di Daerah Lombok Tengah

Karena itu, penting bagi para pejabat yang diberikan kepercayaan untuk bisa memberikan kinerja terbaik. Sekaligus bisa menghadirkan inovasi-inovasi serta terobosan nyata yang bisa mendukung kerja-kerja pelayanan kepada masyarakat. Dan, pada akhirnya bisa memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Bupati berharap kepada para Pejabat yang baru dilantik, bisa menjadi contoh bagaimana menjadi pejabat yang responsif dalam memberikan layanan kepada masyarakat, dapat membantu daerah dalam melaksanakan program-program yang menunjang tercapainya target pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah dan Jangka Panjang.(Ftr).