Sumbawa Barat.Mediajurnalindonesia.id|Semangat meningkatkan keterampilan dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik terlihat dari antusiasme puluhan peserta saat mengikuti Pembukaan Pelatihan Vokasi Berbasis Kompetensi Gelombang II Tahun 2026 yang digelar di Lantai III Gedung Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa Barat, Senin (22/6/2026).
Sebanyak 64 peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Sumbawa Barat mengikuti program pelatihan yang diselenggarakan oleh UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Sumbawa Barat sebagai upaya meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal agar mampu bersaing di dunia kerja dan menjawab kebutuhan industri.
Kegiatan pembukaan dihadiri oleh Bupati Kabupaten Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, ST., M.Si., Kepala Balai Latihan Vokasi dan Produktivitas Lombok Timur Imran Tahir, S.Hut., M.Si., perwakilan DPRD Kabupaten Sumbawa Barat, perwakilan PT Amman Mineral, pimpinan perangkat daerah, para camat, serta pengelola Lembaga Pelatihan Kerja Swasta (LPKS).
Program pelatihan ini merupakan salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui peningkatan keterampilan berbasis kompetensi yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja serta perkembangan sektor industri.
Para peserta akan mengikuti pelatihan sesuai bidang keahlian masing-masing, di antaranya pengelasan, instalasi listrik, dan operator komputer.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumbawa Barat, Slamet Riadi, SP., M.Si., mengatakan bahwa pelatihan tersebut bertujuan membekali peserta dengan pengetahuan, keterampilan, serta etos kerja yang produktif.
“Pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi peserta sesuai kejuruan masing-masing, menyiapkan tenaga kerja yang terampil dan mandiri, serta mempersiapkan peserta untuk mengikuti uji kompetensi guna memperoleh sertifikasi BNSP,” ujarnya.
Adapun kejuruan yang dilaksanakan meliputi Plate Welder SMAW 3G, Instalasi Listrik Bangunan Sederhana, serta Operator Komputer Muda. Pelaksanaan pelatihan berlangsung di beberapa lokasi, yakni Balai Latihan Kerja Poto Tano, LPKS Samawi Tepas di Kecamatan Brang Rea, serta SMK RUM Inovasi di Kecamatan Jereweh.
Selama mengikuti program, peserta mendapatkan berbagai fasilitas penunjang berupa modul pembelajaran, alat tulis kantor, pakaian kerja, serta bantuan transportasi. Seluruh kegiatan diberikan secara gratis sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah dalam meningkatkan kapasitas masyarakat.

Kepala Balai Latihan Vokasi dan Produktivitas Lombok Timur, Imran Tahir, menegaskan komitmennya untuk terus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Sumbawa Barat.
“Kami akan terus mendukung berbagai program yang berkaitan dengan peningkatan kompetensi dan kualitas SDM di Kabupaten Sumbawa Barat,” ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Kabupaten Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, menegaskan bahwa pengembangan sumber daya manusia menjadi bagian penting dalam Program KSB Maju Luar Biasa, khususnya dalam mendukung industrialisasi dan penguatan sektor ketenagakerjaan di daerah.
Menurutnya, pembangunan sektor industri harus dimulai dari kesiapan tenaga kerja yang kompeten dan mampu menjawab kebutuhan dunia usaha maupun industri. Karena itu, revitalisasi Balai Latihan Kerja tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada penyusunan program pelatihan yang relevan dengan kebutuhan lapangan kerja.
“Pelatihan harus berorientasi pada peluang kerja. Kita ingin setiap program yang dilaksanakan memiliki keterkaitan yang jelas dengan kebutuhan industri,” tegasnya.
Bupati juga meminta perangkat daerah yang menangani bidang ketenagakerjaan untuk membangun basis data alumni pelatihan agar perkembangan peserta pasca-pelatihan dapat terus dipantau dan dihubungkan dengan kebutuhan dunia industri.
Kepada seluruh peserta, Bupati berpesan agar memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sungguh-sungguh sebagai bekal menghadapi masa depan.
“Manfaatkan kesempatan ini dengan maksimal. Bekal keterampilan yang diperoleh hari ini akan menjadi modal penting untuk masa depan,” pesannya.
Melalui Pelatihan Vokasi Berbasis Kompetensi Gelombang II Tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat berharap semakin banyak masyarakat yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan industri sehingga mampu meningkatkan daya saing, memperluas kesempatan kerja, serta mendukung pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan.(Diskominfo KSB)

Tinggalkan Balasan