Lombok Utara, Mediajurnalindonesia.id – Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) menerima kunjungan Duta Besar Australia untuk Indonesia, Roderick Bruce Brazier, di Pasar Kawasan Pemenang atau Bundesma Bangkit Berkah Bersama, Desa Pemenang Timur, Rabu (4/11/2026). Kunjungan tersebut menjadi momentum memperkuat kerja sama Indonesia dan Australia dalam pemulihan pascabencana serta pembangunan ketahanan masyarakat.

Kedatangan Dubes Australia beserta rombongan diterima langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) KLU, Sahabudin, S.Sos., M.Si. Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) KLU, Kepala Dinas DP2KBPMD KLU Atmaja Gumbara, Kepala BPBD NTB Sadimin, ST., M.T., Kepala BPBD KLU M. Zaldi Rahadian, ST., Camat Pemenang, para kepala desa se-Kecamatan Pemenang, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam sambutan penerimaannya, Sahabudin menyampaikan ucapan selamat datang kepada Dubes Australia beserta rombongan di Lombok Utara yang dikenal dengan julukan “Gumi Tioq Tata Tunaq” atau bumi yang sejuk dan damai.

Ia menjelaskan, Lombok Utara merupakan salah satu destinasi pariwisata unggulan di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang banyak dikunjungi wisatawan mancanegara maupun domestik.

Namun, perjalanan pembangunan daerah tersebut tidak terlepas dari berbagai tantangan. Sahabudin mengingatkan dua peristiwa besar yang pernah melanda Lombok Utara, yakni gempa bumi pada 2018 yang mengakibatkan kerusakan berbagai fasilitas umum dan pandemi Covid-19 pada 2020.

Menurut dia, kondisi Lombok Utara saat ini berangsur pulih dan kembali normal. Dalam proses pemulihan tersebut, dukungan Pemerintah Australia melalui Kedutaan Besar Australia dinilai memiliki peran penting.

“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran teman-teman dari Program Siap Siaga dan Konsepsi di Kabupaten Lombok Utara untuk ikut bersama-sama membangun daerah. Ini merupakan bentuk kolaborasi nyata antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Australia,” ujar Sahabudin.

Ia secara khusus mengapresiasi kontribusi Program Siap Siaga dan Konsepsi yang selama ini mendampingi masyarakat Lombok Utara. Dukungan tersebut, kata dia, juga dirasakan dalam peningkatan kapasitas pelaku usaha kecil dan menengah (UKM).

Sahabudin berharap kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Lombok Utara dan Pemerintah Australia dapat terus berlanjut sehingga memberikan dampak positif bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Dubes Australia Roderick Bruce Brazier mengapresiasi keberadaan Pasar Pemenang yang dinilainya menjadi salah satu contoh keberhasilan pemulihan pascagempa bumi sekaligus penguatan ketahanan pangan, ekonomi, dan masyarakat di Lombok Utara.

Menurut Brazier, pembangunan daerah tidak cukup hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur fisik. Penguatan ketahanan ekonomi dan pangan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam menciptakan pembangunan yang berkelanjutan.

Ia mengaku terkesan dengan inisiatif lima desa, termasuk komunitas masyarakat di kawasan Tiga Gili, yang telah membangun mekanisme evakuasi bersama berdasarkan pengalaman menghadapi bencana sebelumnya.

Inisiatif tersebut dinilai sebagai langkah penting dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat sekaligus mengurangi risiko bencana pada masa mendatang.

“Sangat berkesan mendengar bagaimana mereka bekerja sama. Inisiatif seperti ini menunjukkan pentingnya pembelajaran dari masa lalu untuk mengurangi risiko di masa depan,” kata Brazier.

Lebih lanjut, Brazier menegaskan kebanggaan Australia dapat bermitra dengan Indonesia melalui Program Siap Siaga dalam mendukung penguatan ketangguhan masyarakat terhadap bencana di Lombok Utara.

Ia menilai keberhasilan program tersebut tidak terlepas dari kepemimpinan pemerintah daerah, komitmen Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), serta partisipasi aktif masyarakat.

“Kami percaya bahwa masyarakat yang tangguh merupakan fondasi bagi pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif,” ujarnya.

Brazier berharap berbagai praktik baik yang telah dikembangkan di Kecamatan Pemenang dapat terus diperkuat dan menjadi inspirasi bagi wilayah lain di Indonesia, khususnya di Kabupaten Lombok Utara.

Kunjungan tersebut sekaligus menegaskan pentingnya sinergi pemerintah, mitra pembangunan internasional, dan masyarakat dalam membangun daerah yang lebih tangguh terhadap bencana serta mampu menjaga keberlanjutan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.(D)