Lombok Tengah, Mediajurnalindonesia.id – Lalu Darmawanto, menyatakan diri siap mencalonkan diri sebagai Kepala Desa Marong, Kecamatan Praya Timur, dengan membawa semangat perubahan dan keinginan untuk mendorong desa menjadi lebih maju, mandiri, serta bermartabat.
Keputusan tersebut, menurut Darmawanto, lahir dari dorongan untuk ikut mengambil bagian dalam pembangunan desa. Ia mengaku merasa terpanggil untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan membawa gagasan yang dinilainya dapat menjadi bagian dari upaya memperbaiki berbagai aspek kehidupan masyarakat Desa Marong.
“Ini bukan semata-mata tentang mencalonkan diri sebagai kepala desa. Saya merasa terpanggil untuk ikut berbuat dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Saya ingin melihat Desa Marong menjadi desa yang lebih bermartabat, maju dan memiliki arah pembangunan yang jelas,” ujar Lalu Darmawanto, kepada media, Senin (28/9/2026).
Menurut Ketua BPD Desa Marong ini, desa memiliki potensi yang cukup besar apabila dikelola secara terbuka, terencana dan melibatkan masyarakat. Karena itu, pembangunan Desa Marong ke depan, apabila dirinya mendapatkan amanah dari masyarakat, akan diarahkan pada penguatan pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat serta pengembangan potensi desa.
Darmawanto pencetus perubahan arah pemuda Desa Marong melalui pembentukan Pamong ( Persatuan Pemuda Desa Marong) mengatakan, pemerintahan desa harus mampu hadir di tengah masyarakat dan memberikan pelayanan yang mudah, cepat serta transparan. Menurut dia, kepala desa bukan hanya pemegang jabatan administratif, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk mendengarkan aspirasi masyarakat dan memastikan program pembangunan menyentuh kebutuhan warga.
Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menentukan arah pembangunan desa. Menurutnya, masyarakat perlu diberikan ruang yang cukup untuk menyampaikan aspirasi, kritik dan saran sehingga kebijakan desa tidak berjalan secara sepihak.
“Desa ini milik masyarakat. Karena itu, masyarakat harus menjadi bagian penting dalam setiap proses pembangunan. Apa yang menjadi kebutuhan masyarakat harus didengar dan menjadi pertimbangan dalam menentukan kebijakan,” kata Mantan Ketua Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Mataram ini.
Selain pelayanan publik, pemberdayaan ekonomi masyarakat menjadi salah satu perhatian Darmawanto. Ia menilai potensi sumber daya manusia dan sumber daya desa perlu dikembangkan agar dapat memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
Penguatan sektor usaha masyarakat, pengembangan potensi lokal, serta peningkatan kapasitas generasi muda disebut menjadi bagian dari perhatian yang ingin didorongnya. Ia berharap desa ke depan tidak hanya bergantung pada program dari pemerintah di atasnya, tetapi mampu mengoptimalkan potensi yang dimiliki.
Di sisi lain menurut Sekwil Lembaga Swadaya Masyarakat Lumbung Informasi Rakyat (LSM LIRA) NTB ini juga menyampaikan, pentingnya menjaga persatuan masyarakat selama proses pemilihan kepala desa. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga hubungan kekeluargaan dan tidak menjadikan perbedaan pilihan sebagai alasan untuk memecah persaudaraan.
“Perbedaan pilihan dalam demokrasi adalah hal yang biasa. Yang paling penting adalah kita tetap menjaga persatuan dan kekeluargaan. Setelah proses pemilihan selesai, kita semua tetap masyarakat Desa Marong yang memiliki tujuan yang sama, yaitu melihat desa ini menjadi lebih baik,” ujarnya.
Darmawanto menyadari bahwa keinginan membawa perubahan membutuhkan kerja bersama. Karena itu, ia tidak ingin membangun desa hanya dengan mengandalkan kemampuan seorang kepala desa. Menurutnya, pemerintah desa, tokoh masyarakat, pemuda, perempuan, pelaku usaha dan seluruh warga harus memiliki peran dalam pembangunan.
Pencalonannya sebagai Kepala Desa Marong pun disebutnya sebagai bentuk kesiapan untuk mengabdikan diri kepada masyarakat. Ia berharap proses demokrasi di tingkat desa dapat berjalan dengan baik, tertib dan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menentukan pilihan sesuai hati nurani.
“Jika masyarakat memberikan amanah, saya siap bekerja bersama masyarakat. Saya ingin membangun dengan keterbukaan, kebersamaan dan rasa tanggung jawab. Tujuan akhirnya adalah bagaimana Desa Marong bisa menjadi desa yang lebih bermartab.(Ftr).

Tinggalkan Balasan