Sumbawa Barat.Mediajurnalindonesia.id- emerintah Desa Mantun, Kecamatan Maluk, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), melakukan inspeksi sekaligus menyambangi sejumlah rumah kos di wilayahnya.
Kegiatan ini dilakukan untuk menjaga kondusivitas lingkungan serta mengimbau para penghuni kos agar melaporkan keberadaannya kepada Ketua RT setempat.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kepala Desa Mantun, Heri Wibowo, S.ST, pada Rabu malam, 26 Agustus 2026. Sidak dimulai sekitar pukul 20.00 Wita dengan melibatkan sejumlah unsur di tingkat desa.
Turut hadir dalam kegiatan itu Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kasi Pelayanan Desa Mantun, Kepala Dusun Mantun Barat, Ketua RT 09, Direktur BUMDes, serta anggota Linmas.
Kepala Desa Mantun Heri Wibowo mengatakan, kegiatan tersebut bukan semata-mata untuk melakukan pengawasan terhadap penghuni kos.
Pemerintah desa juga ingin memastikan setiap warga pendatang yang tinggal sementara di wilayah Mantun dapat terdata dengan baik oleh lingkungan setempat.
Menurutnya, para penghuni kos perlu segera melaporkan diri kepada Ketua RT setelah tinggal di lingkungan tersebut.
“Kami mengimbau agar para penghuni kos-kosan segera melaporkan diri kepada Ketua Rukun Tetangga setempat dalam waktu 1×24 jam,” tegas Heri Wibowo.
Ia menjelaskan, pelaporan tersebut penting agar Ketua RT dan perangkat lingkungan mengetahui siapa saja warga yang tinggal di wilayahnya, termasuk warga pendatang yang menetap di rumah kos.
Dengan adanya pendataan, kata Heri, pemerintah desa bersama perangkat lingkungan akan lebih mudah melakukan koordinasi apabila terjadi persoalan keamanan maupun kejadian lain di tengah masyarakat.
Selain melakukan pendataan warga pendatang, sidak kos-kosan tersebut juga menjadi bagian dari langkah antisipasi terhadap potensi tindak kriminal, khususnya pencurian kendaraan bermotor atau curanmor.
Heri mengatakan, belakangan ini masyarakat Kecamatan Maluk menerima informasi mengenai dugaan kehilangan sepeda motor yang beredar melalui video dan media sosial, termasuk Facebook.
Kondisi tersebut, menurutnya, perlu menjadi perhatian bersama agar masyarakat semakin meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian terhadap keamanan lingkungan.
“Ini juga sebagai bentuk antisipasi terhadap curanmor. Di Kecamatan Maluk sudah ada informasi kehilangan motor yang beredar melalui video dan Facebook, sehingga kami perlu mengingatkan masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, Pemdes Mantun berharap tercipta komunikasi yang baik antara penghuni kos, pemilik kos, perangkat RT, dan pemerintah desa.(*)

Tinggalkan Balasan