Lombok Barat, Mediajurnalindonesia.id– Pemerintah Kabupaten Lombok Barat melalui Dinas Perdagangan (Disdag) menggelar operasi pasar atau bazar distributor di Kantor Desa Kuripan Utara, Kecamatan Kuripan, Jumat (21/8/2026).
Kegiatan pasar murah tersebut merupakan upaya pemerintah daerah membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi langkah pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan di tengah masyarakat, khususnya menjelang berbagai kegiatan keagamaan.
Dalam kegiatan tersebut, Pemkab Lombok Barat menghadirkan tujuh distributor yang menyediakan berbagai kebutuhan masyarakat. Komoditas yang dijual antara lain LPG 3 kilogram, beras, minyak goreng, telur, gula, serta sejumlah kebutuhan pokok lainnya dengan harga mengacu pada Harga Eceran Tertinggi (HET).
Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Lombok Barat, Muhammad Adnan, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari arahan pemerintah provinsi yang dilaksanakan secara serentak di kabupaten/kota pada 21 Agustus
“Hari ini kita mengadakan operasi pasar atau bazar distributor, terutama dalam rangka menyambut Maulid dan hari besar keagamaan nasional. Alhamdulillah, kali ini kita juga mendatangkan Pertamina untuk menyediakan LPG 3 kilogram dengan harga sesuai HET, yaitu Rp18 ribu,” ujarnya.
Menurut Adnan, antusiasme masyarakat cukup tinggi, terutama terhadap LPG 3 kilogram. Selain LPG, masyarakat juga dapat memperoleh telur dan beras dengan harga yang mengacu pada ketentuan HET.
Sejumlah distributor turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, di antaranya Indomaret, Alfamart, UD Cinta, Bulog, Pertamina, serta unsur terkait bidang pertanian dan ketahanan pangan yang menyediakan komoditas pertanian.
Adnan menjelaskan, salah satu komoditas yang mendapat perhatian masyarakat adalah minyak goreng. Dalam bazar tersebut, minyak goreng dijual sekitar Rp15.700 per liter atau Rp31 ribu untuk kemasan dua liter. Harga tersebut dinilai lebih terjangkau dibandingkan harga di pasaran.
“Harapan kita, masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan yang baik ini. Mudah-mudahan harga kebutuhan pokok tetap terjangkau dan kelangkaan seperti gas LPG yang pernah terjadi pada tahun-tahun sebelumnya tidak terjadi lagi,” katanya.
Ia menambahkan, kegiatan bazar distributor di Lombok Barat untuk sementara dilaksanakan di Desa Kuripan Utara. Selanjutnya, pemerintah daerah akan menyesuaikan titik pelaksanaan kegiatan berdasarkan hasil monitoring sehingga masyarakat di wilayah lain juga dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga sesuai ketentuan.
Sementara itu, Azmi, warga Dusun Pelulan, Desa Kuripan Utara, menyambut baik pelaksanaan pasar murah tersebut. Ia mengaku kegiatan tersebut cukup membantu masyarakat karena harga sejumlah kebutuhan pokok lebih murah dibandingkan harga normal.
“Lumayan menguntungkan karena lebih murah dari harga normal. Ada minyak, gula, tisu dan kebutuhan sehari-hari lainnya. Kalau bisa diteruskan, tentu sangat membantu,” ujarnya.
Ia juga menyoroti harga LPG 3 kilogram yang dijual Rp18 ribu dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, harga tersebut lebih murah dibandingkan harga yang biasa dibayarkan masyarakat di tingkat pengecer.
“Kalau di rumah biasanya Rp24 ribu, di sini Rp18 ribu. Lumayan selisihnya Rp6 ribu. Sangat membantu masyarakat,” katanya.
Azmi berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan, terutama menjelang hari-hari besar keagamaan ketika kebutuhan masyarakat terhadap bahan pokok cenderung meningkat.(Ramli Mji)

Tinggalkan Balasan