Sumbawa Barat.Mediajurnalindonesia.id – Camat Maluk, Muliadi, S.P., memberikan apresiasi atas terpilihnya Kepala Desa Maluk, Baharuddin, S.E., sebagai salah satu peserta Program Kepala Desa Masuk Kampus (KDMK) Angkatan II yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bekerja sama dengan Universitas Indonesia (UI).
Program yang diikuti oleh 434 kepala desa dari seluruh Indonesia tersebut berlangsung di Kampus Universitas Indonesia, Depok, pada 13–16 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kapasitas aparatur desa melalui pembelajaran akademik, diseminasi praktik baik, inovasi, serta penguatan tata kelola pemerintahan desa.
Camat Maluk, Muliadi, S.P., menilai keikutsertaan Baharuddin merupakan sebuah kebanggaan bagi Kecamatan Maluk sekaligus menjadi bukti komitmen Pemerintah Desa Maluk untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia.
“Program ini merupakan inisiatif strategis Kemendagri bersama Universitas Indonesia yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas kepemimpinan kepala desa dalam menghadapi tantangan pembangunan desa yang semakin kompleks. Kami mengapresiasi terpilihnya Kepala Desa Maluk sebagai peserta karena ini merupakan kesempatan yang sangat berharga,” ujar Muliadi.
Menurutnya, berbagai materi yang diperoleh selama mengikuti program, mulai dari tata kelola pemerintahan desa, kepemimpinan visioner, inovasi pelayanan publik, hingga strategi pembangunan berbasis potensi lokal, diharapkan mampu menjadi inspirasi sekaligus diterapkan dalam penyelenggaraan pemerintahan Desa Maluk.
“Saya berharap seluruh pengalaman, ilmu, serta praktik baik yang diperoleh selama mengikuti program ini dapat diimplementasikan di Desa Maluk. Bahkan, jika memungkinkan dapat menjadi budaya kerja, aturan, maupun standar pelayanan di kantor desa sehingga mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik. Semoga Desa Maluk juga dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam membangun tata kelola pemerintahan yang semakin profesional dan inovatif,” harapnya.(zak)

Tinggalkan Balasan