Gerung, Mediajurnalindonesia.id- Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Lombok Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi berprestasi. Sebanyak sembilan peserta didik terbaik resmi dilepas untuk memperkuat kontingen kabupaten masing-masing pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Nusa Tenggara Barat Tahun 2026.
Prosesi pelepasan berlangsung di lingkungan MAN Lombok Barat dan dipimpin langsung oleh Kepala MAN Lombok Barat, H. Kemas Burhan, S.Pd., M.Pd., didampingi Wakil Kepala Bidang Kesiswaan Muhsan, S.Pd., para pembina cabang olahraga, wali kelas, serta dewan guru.
Keikutsertaan para atlet pada ajang olahraga bergengsi tingkat provinsi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar madrasah. Selain membawa nama kabupaten yang dibela, para atlet juga membawa nama baik MAN Lombok Barat sebagai madrasah yang terus melahirkan peserta didik berprestasi di bidang akademik, keagamaan, maupun olahraga.
Pada PORPROV NTB 2026, MAN Lombok Barat mengirimkan atlet pada tiga cabang olahraga, yaitu futsal, atletik, dan panjat tebing.
Enam siswa akan berlaga pada cabang futsal, yakni Lalu Adrian (XI Sosial 3) yang memperkuat Kabupaten Sumbawa, Fathir (X E), Maheja (XI Sosial 2), dan Arli Wijaya (XI Sosial 3) yang membela Kabupaten Lombok Barat, serta Muhammad Zidan (X I) dan Muaffa Fauzan (X C) yang memperkuat Kabupaten Sumbawa Barat. Pertandingan futsal dijadwalkan berlangsung pada 21–25 Juli 2026 di GOR Tripat, Kabupaten Lombok Barat.
Sementara itu, dua atlet pada cabang atletik, Imam Pasha dan Ade Nova Pratama, dipercaya memperkuat kontingen daerah masing-masing. Adapun cabang panjat tebing akan diwakili oleh Lalu Muhammad Rifqi Imamul Haq yang dijadwalkan bertanding pada 16–25 Juli 2026.
Kepala MAN Lombok Barat, H. Kemas Burhan, S.Pd., M.Pd., menyampaikan rasa bangga atas capaian para peserta didik yang kembali dipercaya memperkuat berbagai kontingen kabupaten pada PORPROV NTB 2026.
“Kami sangat bangga karena anak-anak MAN Lombok Barat kembali dipercaya menjadi bagian dari kontingen PORPROV NTB 2026. Ini membuktikan bahwa madrasah mampu mencetak generasi yang unggul, bukan hanya dalam bidang akademik dan keagamaan, tetapi juga di bidang olahraga. Semoga mereka mampu memberikan prestasi terbaik sekaligus menjaga nama baik madrasah dan daerah yang dibela,” ujarnya.
Ia juga berpesan agar seluruh atlet menjadikan setiap pertandingan sebagai ajang menunjukkan karakter, kedisiplinan, dan sportivitas.
“Kalian membawa nama keluarga, madrasah, dan daerah. Bertandinglah dengan penuh semangat, junjung tinggi sportivitas, hormati lawan, patuhi pelatih, dan tetap rendah hati. Prestasi akan semakin bermakna apabila diraih dengan akhlak yang baik,” pesannya.
Sebagai bentuk dukungan nyata, MAN Lombok Barat turut menyerahkan bantuan uang saku kepada seluruh atlet yang akan berlaga. Menurut H. Kemas Burhan, bantuan tersebut merupakan simbol perhatian dan dukungan moral dari keluarga besar madrasah.
“Nilainya mungkin tidak besar, tetapi kami ingin anak-anak merasakan bahwa seluruh keluarga besar MAN Lombok Barat selalu berada di belakang mereka, memberikan doa dan dukungan penuh hingga kembali membawa prestasi,” katanya.
Wakil Kepala MAN Lombok Barat Bidang Kesiswaan, Muhsan, S.Pd., mengatakan meningkatnya jumlah atlet yang dipercaya memperkuat berbagai kontingen merupakan hasil pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan.
“Prestasi olahraga tidak lahir secara instan. Ini merupakan hasil latihan yang konsisten, kedisiplinan, dukungan orang tua, pembina, dan seluruh keluarga besar madrasah. Kami ingin pendidikan di MAN Lombok Barat berkembang secara utuh dengan mengoptimalkan kecerdasan intelektual, spiritual, karakter, sekaligus potensi olahraga peserta didik,” jelasnya.
Ia berharap seluruh atlet mampu menjaga kondisi fisik dan mental selama mengikuti pertandingan serta mampu menampilkan karakter terbaik sebagai duta madrasah.
Prosesi pelepasan berlangsung penuh semangat dan haru. Kehadiran para pembina, wali kelas, serta dewan guru menjadi bukti bahwa keberhasilan para atlet merupakan hasil kolaborasi seluruh ekosistem pendidikan di MAN Lombok Barat.
Melalui keikutsertaan sembilan atlet pada PORPROV NTB 2026, MAN Lombok Barat berharap para peserta didik mampu mengukir prestasi terbaik sekaligus menginspirasi generasi muda lainnya untuk terus mengembangkan bakat sesuai minat yang dimiliki. Lebih dari sekadar mengejar medali, ajang ini diharapkan menjadi wadah pembentukan karakter, jiwa kepemimpinan, mental kompetitif, serta semangat pantang menyerah sebagai bekal menjadi generasi yang membanggakan daerah, bangsa, dan madrasah. (Red*)

Tinggalkan Balasan