Sumbawa Barat.Mediajurnalindonesia.id – Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat menggelar Pertemuan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Kerja Triwulan II Tahun 2026 di Aula Bhakti Husada Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat, Senin (13/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pengendalian program, mengevaluasi capaian kinerja, sekaligus menyusun strategi percepatan pelaksanaan program pada Triwulan III Tahun 2026.
Pertemuan dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat, dr. Carlof, M.MRS., MQM., serta dimoderatori Sekretaris Dinas Kesehatan, Akhiruddin Juliadi, SKM., M.Si. Kegiatan diikuti seluruh kepala bidang, Kasubbag Perencanaan dan Keuangan, serta seluruh tim kerja di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat.
Dalam arahannya, Kepala Dinas Kesehatan menegaskan bahwa monitoring dan evaluasi merupakan instrumen penting dalam siklus manajemen program. Melalui evaluasi yang dilakukan secara berkala, setiap pelaksanaan kegiatan dapat diukur tingkat keberhasilannya sekaligus menjadi dasar dalam menentukan langkah-langkah perbaikan agar target pembangunan kesehatan dapat tercapai secara optimal.
Menurutnya, tingginya intensitas pelaksanaan program pada Triwulan II memerlukan evaluasi yang komprehensif terhadap capaian setiap bidang. Evaluasi tersebut diharapkan mampu memberikan gambaran nyata mengenai keberhasilan program, tantangan yang dihadapi, hingga strategi percepatan yang harus dilakukan pada triwulan berikutnya.
“Kami mengharapkan setiap bidang menyampaikan capaian program secara objektif dengan didukung data yang valid, lengkap, dan dapat dipertanggungjawabkan. Data yang berkualitas akan menghasilkan analisis yang tepat sehingga memudahkan dalam mengidentifikasi indikator yang belum mencapai target serta menentukan solusi yang efektif,” ujar dr. Carlof.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat, Akhiruddin Juliadi, menjelaskan bahwa kegiatan monitoring dan evaluasi dilaksanakan secara rutin sebagai bagian dari pengendalian kinerja organisasi. Selain mengevaluasi capaian indikator program, forum tersebut juga membahas perkembangan realisasi anggaran, efektivitas pelaksanaan kegiatan, hingga kesiapan masing-masing bidang dalam menjalankan program pada Triwulan III.
Ia menekankan pentingnya penyajian laporan yang sistematis dan berbasis data agar seluruh indikator, baik yang telah tercapai maupun yang masih memerlukan percepatan, dapat dianalisis secara bersama-sama sehingga menghasilkan langkah tindak lanjut yang lebih tepat sasaran.
Dalam sesi pemaparan, masing-masing kepala bidang serta Kasubbag Perencanaan dan Keuangan menyampaikan perkembangan pelaksanaan program sesuai indikator kinerja yang menjadi tanggung jawabnya. Paparan mencakup capaian program, realisasi kegiatan, serapan anggaran, berbagai kendala di lapangan, hingga rencana tindak lanjut sebagai upaya mempercepat pencapaian target pada Triwulan III Tahun 2026.
Hasil evaluasi menunjukkan sejumlah indikator telah mencapai bahkan melampaui target yang ditetapkan. Meski demikian, masih terdapat beberapa program yang memerlukan percepatan pelaksanaan agar target tahunan dapat terpenuhi sesuai rencana.
Menanggapi hasil evaluasi tersebut, Kepala Dinas Kesehatan memberikan arahan kepada seluruh bidang untuk segera melakukan langkah-langkah perbaikan melalui penguatan koordinasi lintas program, optimalisasi pemanfaatan data sebagai dasar pengambilan keputusan, serta memastikan seluruh rencana tindak lanjut dapat diimplementasikan secara terukur, efektif, dan tepat waktu.
Melalui pelaksanaan monitoring dan evaluasi ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat menegaskan komitmennya untuk terus membangun budaya kerja yang berorientasi pada hasil, meningkatkan kualitas pelaksanaan program, serta memperkuat akuntabilitas kinerja organisasi.
Seluruh jajaran Dinas Kesehatan juga diajak untuk terus memperkuat kolaborasi, mendorong inovasi, dan meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan tugas sehingga seluruh program pembangunan kesehatan dapat berjalan optimal serta memberikan pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas bagi masyarakat Kabupaten Sumbawa Barat.(*)

Tinggalkan Balasan