Lombok Barat, Mediajurnalindonesia.id- Pembangunan Gedung SMP Islam Darul Musthofa resmi dimulai dengan prosesi peletakan batu pertama yang berlangsung di Desa Giri Sasak, Kecamatan Kuripan, pada Selasa (5/5/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program Bantuan Revitalisasi Satuan Pendidikan yang didukung oleh pemerintah pusat.

Acara tersebut dihadiri oleh Ketua Komisi X DPR RI Dapil Nusa Tenggara Barat, H. L. Hardian Irfani, bersama Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Lombok Barat, TGH. Hardiatullah. Turut hadir pula perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, unsur Forkopimcam Kuripan, Kepala Desa Giri Sasak, tokoh masyarakat, serta para guru dari yayasan.

Ketua Yayasan Darul Musthofa, TGH. M. Soleh Rahmatullah, menyampaikan bahwa Yayasan Sabilal Muhtadin Ila Darussalam yang berdiri sejak tahun 2013 terus berkembang dalam pengelolaan berbagai lembaga pendidikan. Saat ini yayasan tersebut menaungi beberapa unit pendidikan, antara lain SMA Islam, SMP Islam Darul Musthofa, PAUD Al-Salam, Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT), serta Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ).

Ia mengungkapkan rasa syukur atas bantuan revitalisasi yang diberikan, termasuk Program Indonesia Pintar (PIP) untuk para siswa.

Dalam wawancara usai acara, Hardian Irfani menegaskan komitmennya untuk mengawal pembangunan agar berjalan sesuai rencana, tepat waktu, dan memberikan manfaat nyata bagi dunia pendidikan.

“Kami akan terus melakukan pengawasan agar pembangunan sesuai perencanaan, selesai tepat waktu, dan fasilitas yang dibangun benar-benar mendukung proses belajar mengajar. Harapannya, keberadaan SMP Darul Musthofa ini dapat membantu menekan angka putus sekolah dan meningkatkan rata-rata lama sekolah,” ujarnya.

Ia juga menyoroti bahwa rata-rata lama sekolah saat ini masih sekitar 7,9 tahun, sehingga diperlukan kerja bersama antara pemerintah pusat dan daerah untuk mencapai target wajib belajar 13 tahun pada 2026. Selain pembangunan sarana prasarana, peningkatan kualitas guru juga menjadi perhatian utama.

Lebih lanjut, Hardian menjelaskan bahwa usulan revitalisasi berasal dari pemerintah daerah melalui dinas terkait serta pemangku kepentingan lainnya. Ia memastikan bahwa dukungan anggaran pendidikan untuk Lombok Barat diupayakan minimal setara dengan tahun sebelumnya, dengan pengawasan yang terus dilakukan.

Sementara itu, Wakil Ketua III DPRD Lombok Barat, TGH. Hardiatullah, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diterima oleh lembaga pendidikan di wilayahnya.

“Kami dari DPRD Lombok Barat menyambut baik bantuan ini. Sebelumnya kami juga mengunjungi yayasan lain, dan hari ini di Yayasan Darul Musthofa. Fasilitas yang didapatkan cukup lengkap, mulai dari ruang kelas baru, laboratorium, hingga perpustakaan,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa pembangunan ditargetkan selesai dalam waktu sekitar empat bulan, sehingga dapat segera dimanfaatkan untuk kegiatan belajar mengajar.

Dengan dimulainya pembangunan ini, diharapkan kualitas pendidikan di Kecamatan Kuripan, khususnya di Desa Giri Sasak, semakin meningkat dan mampu mencetak generasi yang unggul serta berdaya saing untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045. (Ramli Mji)