Lombok Tengah.mediajurnalindonesia.id.Angka pernikahan dini yang terjadi di Lombok  Tengah turun drastis,  pada tahun 2024  pernikahan yang terjadi mencapai 30 % lebih, sedangkan  tahun 2025 angka Pernikahan
turun sampai di bawah 20%.

Data tersebut disampaikan Bupati Lombok Tengah H.Lalu Pathul Bahri S.IP., M.AP,  pada perayaan Hari Anak Nasional ke 41 di Bencingah Alun Alun  Tastura Praya, Ahad ( 27/7/2025).

“Terkait pernikahan dini bukan hanya tanggung jawab pemerintah di Lombok  Tengah, akan tetapi tanggung jawab kita bersama, dengan tanggung jawab bersama, terutama para orang tua, petistiwa ini tidak akan terjadi dan bisa kita tekan,” ungkap Lalu Pathul Bahri.

Hadir pada acara Hari Anak Nasional ke 41, Wabup Loteng, H.Nursiah, Sekretaris DP3AP2KB Lombok Tengah H.Kusriadi, Forum Anak seLombok Tengah.

Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana  ( DP3AP2KB) Lombok Tengah H.Kusriadi mengatakan, Perayaan Hari Anak Nasional ini merupakan momentum yang sangat baik, karena perayaan ini bersentuhan langsung dengan forum anak seLombok Tengah.

“Forum anak Lombok Tengah, diharapkan menjadi pelopor dan penggerak agar pernikahan dini tidak terjadi di Lombok Tengah,  juga Forum Anak kita  harapkan  untuk segera melapor bila terjadi pernikahan dini,” jelas Kusriadi.

Pada acara perayaan Hari Anak Nasional ke 41, diadakan Pawai keliling kota Praya, di lepas  langsung oleh  Sekretaris DP3AP2KB Lombok Tengah, diikuti sekitar 500 orang Forum Anak Lombok Tengah.( Ftr).