Sumbawa Barat.Mediajurnalindonesia.id-Lalu Hendra Saputra, S.M., terpilih sebagai Kepala Desa Ai Kangkung, Kecamatan Sekongkang, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), untuk periode 2026–2034.

Mantan Sekretaris Desa (Sekdes) Ai Kangkung periode 2023–2026 itu meraih suara terbanyak dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang digelar melalui sistem pemungutan suara elektronik (e-voting), Minggu, 25 Oktober 2026.

Hendra yang maju dengan nomor urut 1 memperoleh 322 suara. Dia unggul dari empat calon lainnya dalam pemilihan yang diikuti lima kandidat tersebut.

Berdasarkan hasil penghitungan suara, Lalu Sudirman memperoleh 219 suara, Syahrullah, S.Pd., meraih 197 suara, Muh. Amin, S.Sos., memperoleh 131 suara, dan Herman mendapatkan 126 suara. Selain itu, tercatat satu suara kosong.

Dengan hasil tersebut, Hendra memperoleh suara terbanyak dan mendapat kepercayaan masyarakat untuk memimpin Desa Ai Kangkung selama delapan tahun ke depan.

Sebelumnya, proses Pilkades Ai Kangkung diawali dengan sembilan bakal calon. Karena jumlah pendaftar melebihi lima orang, dilakukan seleksi tambahan melalui tes tertulis berbasis Computer Assisted Test (CAT) yang bekerja sama dengan Universitas Cordova (Undova).

Dari hasil seleksi tersebut, ditetapkan lima calon kepala desa yang berhak mengikuti pemungutan suara, yakni:
Lalu Hendra Saputra, S.M. (nomor urut 1)
Lalu Sudirman (nomor urut 2)
Syahrullah, S.Pd. (nomor urut 3)
Muh. Amin, S.Sos. (nomor urut 4)
Herman (nomor urut 5)

Pemungutan suara elektronik digelar pada Minggu, 25 Oktober 2026. Jumlah pemilih tercatat sebanyak 1.107 orang, ditambah 21 pemilih tambahan.

Kemenangan ini menjadi babak baru dalam perjalanan Hendra di pemerintahan desa setelah menjabat sebagai Sekdes Ai Kangkung pada 2023–2026.

Dalam pencalonannya, Hendra mengusung visi mewujudkan Desa Ai Kangkung yang SMART, yakni Sejahtera, Maju, Adil, Religius, dan Terbaik.

Visi tersebut dijabarkan ke dalam lima fokus pembangunan, mulai dari penguatan ekonomi masyarakat, peningkatan infrastruktur, pemberdayaan warga, pengembangan usaha desa, hingga peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan.

Untuk mewujudkan desa yang sejahtera, Hendra menargetkan penguatan ekonomi kerakyatan, peningkatan infrastruktur dasar, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Sementara itu, untuk mendorong kemajuan desa, dia berkomitmen mengoptimalkan pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta menerapkan teknologi digital.

Pada aspek keadilan, Hendra menekankan pemerataan kebijakan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, dan pemberdayaan masyarakat desa.

Adapun visi religius diwujudkan melalui dukungan terhadap kegiatan keagamaan serta optimalisasi fungsi sarana dan prasarana ibadah.

Sementara itu, visi desa terbaik diarahkan pada peningkatan perekonomian dan kemandirian desa, pengembangan inovasi, pemanfaatan teknologi, serta penguatan tata kelola pemerintahan yang transparan.

Realisasi visi tersebut akan menjadi salah satu tantangan kepemimpinan Hendra selama periode 2026–2034, terutama dalam memastikan program pembangunan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

Usai memperoleh suara terbanyak, Hendra menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan masyarakat Desa Ai Kangkung.

Dia menegaskan, kemenangan tersebut bukan hanya miliknya atau tim pemenangan, melainkan kemenangan seluruh masyarakat desa.

“Alhamdulillahirabbil’alamin. Kemenangan ini bukan sekadar kemenangan saya pribadi atau tim pemenangan, melainkan kemenangan seluruh masyarakat Desa Ai Kangkung,” kata Hendra.

Dia mengajak masyarakat untuk mengakhiri perbedaan pilihan politik setelah kompetisi Pilkades selesai. Menurutnya, seluruh warga harus kembali bersatu untuk membangun desa.

“Kompetisi pilkades telah usai, kini saatnya kita melipat perbedaan dan bergandengan tangan. Tidak ada lagi kubu nomor 1, 2, 3, 4 dan 5 yang ada adalah warga Desa Ai Kangkung yang bersatu,” ujarnya.

Hendra juga menyampaikan terima kasih atas amanah yang diberikan masyarakat. Dia mengajak seluruh warga untuk bersama-sama mendorong kemajuan desa.

“Terima kasih atas amanah luar biasa ini. Mari kita bersama-sama membangun desa kita tercinta agar lebih baik ke depannya,” pungkasnya.(*)