Sumbawa Barat.Mediajurnalindonesia.id – Pemerintah Desa Tongo bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) serta sejumlah pemangku kepentingan menggelar Pertemuan Konsultasi Masyarakat (PKM) terkait Detail Engineering Design (DED) Pengendali Banjir Desa Tongo.Kegiatan ini berlangsung di Kantor Desa Tongo, Kecamatan Sekongkang, Kabupaten Sumbawa Barat, Selasa (16/12/2026).
Pertemuan tersebut dihadiri Kapolsek Sekongkang Ipda Herman, SH., MM.Inov, Kepala Desa Tongo Idham Khalid, S.Pi, Kabid PUPR KSB Ahmad Safwan beserta tim, Babinsa Desa Tongo Sertu Lalu Edi KZ, Ketua P3A Desa Tongo Agus Tono, Kadius, SE, perwakilan AGR Desa Tongo, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan Karang Taruna Desa Tongo.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Tongo Idham Khalid, S.Pi menyampaikan bahwa kehadiran Dinas PUPR KSB sangat penting untuk melihat langsung kondisi wilayah Desa Tongo yang selama ini kerap dilanda banjir.
Ia menegaskan, penanganan banjir harus dilakukan secara menyeluruh dari hulu hingga hilir agar Desa Tongo tidak terus menjadi wilayah langganan banjir setiap musim hujan.
“Desa Tongo hampir setiap tahun mengalami musibah banjir. Kita perlu solusi yang benar-benar tepat dari hulu ke hilir. Jika hanya mengandalkan bronjong, saya tidak yakin itu bisa bertahan lama,” tegas Idham.
Ia juga menyampaikan harapan besar masyarakat agar Dinas PUPR maupun instansi terkait dapat mengambil langkah terbaik dengan perencanaan yang matang dan berbasis kajian teknis yang kuat.
Lebih lanjut, Idham Khalid berharap pemerintah desa bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas dapat menjadi penyambung aspirasi masyarakat kepada instansi terkait, agar program pengendalian banjir di Desa Tongo segera direalisasikan.
“Kami berharap pekerjaan ini ditangani oleh konsultan yang benar-benar kompeten dan memahami kondisi lapangan, sehingga hasilnya maksimal dan memberikan perlindungan jangka panjang bagi masyarakat,” pungkasnya.
Pertemuan PKM ini menjadi langkah awal penting dalam upaya penanganan banjir secara terencana dan berkelanjutan di Desa Tongo.(Rozak)

Tinggalkan Balasan