Lombok Tengah. mediajurnalindonesia.id-Dukungan terhadap Lalu Santiaji untuk melanjutkan kepemimpinan pada periode kedua sebagai Kepala Desa Marong Kecamatan Praya Timur Lombok Tengah, mulai menguat di kalangan tokoh masyarakat Desa Marong.
Dukungan yang diberikan oleh Tokoh Masyarakat tersebut sebagai bentuk apresiasi atas kinerja Lalu Santiaji selama menjabat sebagai Kades Marong, karena pembangunan yang selama ini dinilai membawa perubahan positif bagi masyarakat Desa Marong dan dikenal jujur, transparan serta rendah hati.
Tokoh masyarakat Desa Marong H.Nur Alamsyah dan sejumlah tokoh lainnya kepada media,Senin (19/10/2027) menegaskan, bukan tanpa alasan untuk memberikan dukungan kepada Lalu Santiaji dengan no urut 2, masyarakat menilai, kepemimpinan Lalu Santiaji telah menunjukkan komitmen dalam mendorong pembangunan desa serta memperhatikan kebutuhan warga. Atas dasar penilaian tersebut, mereka menyatakan dukungan dan menentukan pilihan kepada Lalu Santiaji agar kembali melanjutkan pengabdian pada periode berikutnya, untuk memimpin di Desa Marong.
Menurut para tokoh masyarakat, keberlanjutan kepemimpinan menjadi salah satu hal penting dalam menjaga kesinambungan program pembangunan desa. Mereka berharap, berbagai program yang telah berjalan dapat diteruskan, dievaluasi, dan ditingkatkan demi mewujudkan Desa Marong yang lebih maju dan sejahtera.
“Dukungan ini merupakan bentuk penilaian kami terhadap kinerja selama memimpin desa. Kami berharap pembangunan yang sudah berjalan dapat dilanjutkan dan semakin ditingkatkan pada periode berikutnya,” kata H. Nur Alamsyah dan tokoh masyarakat lainnnya
Dukungan terhadap Lalu Santiaji dengan nomor urut 2, tidak terlepas dari penilaian masyarakat terhadap kinerjanya selama menjalankan tugas sebagai pemimpin Desa Marong, bagi para pendukungnya hasil kerja nyata dan perhatian terhadap pembangunan menjadi pertimbangan utama dalam menentukan pilihan.
Para tokoh menilai bahwa pembangunan desa membutuhkan kepemimpinan yang memahami kondisi masyarakat, mampu menyusun prioritas, serta memiliki komitmen untuk menjalankan program yang memberikan manfaat nyata bagi warga.
Selain pembangunan infrastruktur, masyarakat juga berharap perhatian terhadap pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, kegiatan sosial, serta peningkatan kesejahteraan warga terus menjadi bagian penting dari agenda pembangunan desa.
Para tokoh masyarakat berpandangan bahwa pemimpin yang telah memahami kondisi dan kebutuhan wilayahnya memiliki modal penting untuk melanjutkan program-program yang masih membutuhkan penyempurnaan. Dengan demikian, pembangunan tidak harus selalu dimulai dari awal, melainkan dapat dilanjutkan berdasarkan hasil evaluasi dan kebutuhan masyarakat.
Dukungan untuk periode kedua juga disertai harapan agar pembangunan Desa Marong semakin merata dan dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Warga menginginkan agar setiap program yang direncanakan benar-benar menjawab kebutuhan desa, baik dalam bidang infrastruktur maupun peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
H. Nur Alamsyah berharap, apabila kembali mendapatkan kepercayaan, Lalu Santiaji dapat memperkuat komunikasi dengan warga, membuka ruang aspirasi, serta melibatkan masyarakat dalam proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan.
Partisipasi masyarakat dinilai penting karena keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh pemerintah desa, tetapi juga oleh keterlibatan warga dalam menjaga, merawat, dan memanfaatkan hasil pembangunan tersebut.
Di sisi lain, masyarakat juga berharap agar pengelolaan anggaran desa terus mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan kepentingan bersama. Dengan tata kelola yang baik, setiap program diharapkan dapat berjalan secara efektif serta memberikan manfaat yang lebih luas
Tokoh lainnya seperti Kiyai Win Alfian kepada media menyatakan, dukungan pilihan kepada Lalu Santiaji untuk periode kedua merupakan harapan agar arah pembangunan yang telah berjalan dapat diteruskan dengan lebih baik. Mereka menginginkan adanya kesinambungan program sekaligus peningkatan kualitas pelayanan dan kesejahteraan masyarakat.
Meski demikian, dukungan tersebut juga menjadi pengingat bahwa kepercayaan masyarakat harus dijawab dengan kerja nyata, sikap terbuka, dan kesediaan menerima kritik serta masuk.(Ftr).

Tinggalkan Balasan