Lombok Tengah.mediajurnalindonesia.id.Wakil Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Garda Sasak Indonesia (GSI) Nusa Tenggara Barat (NTB), Sujaan Maulana. S.H.,MPd.,menyampaikan apresiasi kepada seluruh aparat keamanan, baik TNI maupun Polri, serta semua pihak yang telah membantu kelancaran pelaksanaan Tabligh Akbar yang menghadirkan Ustaz Abdul Somad (UAS) di Lapang Otak Desa Mantang, Kabupaten Lombok Tengah,Sabtu (12/9/2026).

Menurutnya, suksesnya kegiatan keagamaan yang dihadiri puluhan ribu masyarakat Selombok Tengah tersebut tidak terlepas dari kerja sama dan sinergi berbagai pihak. Pengamanan yang dilakukan aparat TNI dan Polri dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan suasana yang aman, tertib, dan kondusif selama rangkaian kegiatan berlangsung.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran TNI dan Polri yang telah menjalankan tugas pengamanan dengan baik. Kehadiran aparat memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang datang mengikuti Tabligh Akbar UAS di Mantang,” ujarnya.

Kades Presak ini juga menilai, pengamanan kegiatan dengan jumlah jamaah yang besar membutuhkan kesiapan dan koordinasi yang matang. Karena itu, langkah aparat dalam mengatur arus lalu lintas, mengantisipasi kepadatan massa, serta menjaga keamanan di sekitar lokasi kegiatan patut mendapatkan penghargaan.

Selain kepada TNI dan Polri, Wakil Ketua DPW GSI NTB juga memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah, panitia penyelenggara, tokoh agama, tokoh masyarakat, para relawan, tenaga kesehatan, petugas lapangan, Ketua dan anggota GSI Lombok Tengah, seluruh Kadus, para pemuda, serta masyarakat yang turut mengambil bagian dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

“Ini adalah bentuk kebersamaan. Semua pihak memiliki peran masing-masing. Panitia bekerja mempersiapkan kegiatan, aparat menjaga keamanan dan ketertiban, sementara masyarakat juga menunjukkan kedewasaan dengan mengikuti kegiatan secara tertib,” katanya.

Ia berharap keberhasilan pelaksanaan Tabligh Akbar tersebut dapat menjadi contoh positif dalam penyelenggaraan kegiatan keagamaan maupun kegiatan masyarakat berskala besar lainnya di NTB.

Menurutnya, kegiatan keagamaan tidak hanya menjadi sarana untuk meningkatkan pemahaman dan keimanan masyarakat, tetapi juga dapat memperkuat silaturahmi dan persaudaraan. Karena itu, suasana aman dan kondusif harus terus dijaga bersama.

“Kami berharap semangat kebersamaan seperti ini terus dipertahankan. Ketika semua pihak saling mendukung dan bekerja sama, kegiatan masyarakat dapat berjalan dengan aman, lancar, dan memberikan manfaat bagi banyak orang,” lanjutnya.

Ia juga mengajak masyarakat NTB untuk terus menjaga persatuan, menghormati perbedaan, serta mendukung setiap kegiatan positif yang dapat memperkuat kehidupan sosial dan keagamaan di tengah masyarakat.

Pelaksanaan Tabligh Akbar UAS di Mantang sendiri mendapat perhatian luas dari masyarakat. Antusiasme jamaah yang hadir menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap kegiatan dakwah dan pengajian.

Wakil Ketua DPW GSI NTB kembali menegaskan bahwa apresiasi tersebut diberikan kepada seluruh pihak yang terlibat, tanpa terkecuali. Menurutnya, keberhasilan sebuah kegiatan besar merupakan hasil kerja bersama, bukan hanya kontribusi satu pihak.

“Terima kasih kepada seluruh aparat TNI-Polri, pemerintah, panitia, relawan, tokoh masyarakat, tokoh agama, DPD GSI Loteng, para pemuda, seluruh kadus, dan seluruh jamaah. Semoga segala ikhtiar dan kerja keras semua pihak menjadi amal kebaikan serta membawa keberkahan bagi masyarakat NTB,” pungkasnya.(Ftr).