Lombok Tengah.mediajurnalindonesia.id.Dewan Pimpinan Daerah Garda Sasak Indonesia (DPD.GSI) Kabupaten Lombok Tengah menyatakan kesiapannya untuk mengawal dan mendukung pelaksanaan Safari Dakwah Ulama Kondang Prof.H.Abdul Somad. Lc, D.E.S.A.,Ph.d., di Lapangan Otak, Desa Mantang, Kecamatan Batukliang, Lombok Tengah pada hari, Sabtu 12 September 2026.

Kehadiran UAS dalam agenda Safari Dakwah tersebut mendapat perhatian luas dari masyarakat. Kegiatan keagamaan ini diharapkan menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan semangat masyarakat dalam memperdalam ilmu agama.

Ketua DPD Garda Sasak Indonesia Lombok Tengah Lalu.Abdus Somad didampingi Humas GSI, Sayyid Saleh,ketika ditemui mediajurnalindonesia, di Mantang, Kamis (10/9/2026) mengatakan pihaknya siap mengambil bagian dalam menjaga kelancaran kegiatan, khususnya dari sisi koordinasi dan pengamanan bersama seluruh pihak yang terlibat.

Menurutnya, kedatangan ulama kondang seperti UAS merupakan kesempatan yang baik bagi masyarakat Lombok Tengah untuk mengikuti tausiah dan mendapatkan pesan-pesan keagamaan secara langsung.

“Garda Sasak Indonesia Lombok Tengah siap mengawal dan mendukung kegiatan Safari Dakwah UAS di Lapangan Otak Desa Mantang. Kami ingin kegiatan ini berjalan aman, tertib, dan lancar sehingga masyarakat dapat mengikuti seluruh rangkaian acara dengan nyaman,” ujar Ketua dan Humas GSI.

Ketua DPD GSI menegaskan, pengawalan kegiatan bukan hanya menjadi tanggung jawab satu kelompok atau organisasi. Karena itu, pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga suasana tetap kondusif selama kegiatan berlangsung.

Terlebih, kegiatan yang menghadirkan UAS diperkirakan akan menarik antusiasme masyarakat dari berbagai wilayah di Lombok Tengah dan sekitarnya. Banyaknya jamaah yang hadir tentu membutuhkan koordinasi yang baik agar arus kedatangan maupun kepulangan masyarakat dapat berlangsung dengan tertib.

Garda Sasak Indonesia juga mengimbau masyarakat yang hendak menghadiri Safari Dakwah tersebut agar tetap menjaga ketertiban, menghormati sesama jamaah, serta mengikuti arahan panitia dan petugas di lapangan.

“Yang paling utama adalah menjaga persaudaraan dan kebersamaan. Mari kita jadikan Safari Dakwah ini sebagai wadah untuk menambah ilmu, mempererat silaturahmi, serta memperkuat persatuan masyarakat,” katanya.

Selain mendukung aspek keamanan dan ketertiban, Garda Sasak Indonesia Lombok Tengah berharap kegiatan tersebut dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat.

Safari Dakwah UAS di Desa Mantang dinilai menjadi salah satu momentum penting bagi masyarakat untuk berkumpul dalam suasana religius. Pesan-pesan dakwah yang disampaikan diharapkan dapat menjadi penguatan moral dan spiritual, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan bermasyarakat.

Ketua DPD GSI Lombok Tengah kembali menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan panitia, tokoh masyarakat, aparat keamanan, serta berbagai unsur lainnya guna memastikan kegiatan berlangsung sesuai harapan.

Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang dapat mengganggu suasana kebersamaan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan kegiatan ini. Datang dengan niat mencari ilmu dan mempererat ukhuwah. Mari kita jaga keamanan, ketertiban, dan nama baik daerah kita,” pungkasnya.

Dengan dukungan berbagai elemen masyarakat, Safari Dakwah UAS di Lapangan Otak Desa Mantang diharapkan berlangsung khidmat, aman, dan memberikan manfaat bagi seluruh jamaah yang hadir.(Ftr).