Mataram, Mediajurnalindonesia.id- Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-33 Kota Mataram bukan sekadar momentum mengenang perjalanan pembangunan, tetapi juga menjadi refleksi bagi daerah tetangga untuk terus berbenah. Wakil Bupati Lombok Barat (Lobar) Hj. Nurul Adha bahkan menyebut kemajuan Kota Mataram saat ini sebagai penyemangat bagi Lombok Barat untuk mengejar ketertinggalan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Nurul Adha saat menghadiri Upacara Bendera Peringatan HUT ke-33 Kota Mataram di Lapangan Sangkareang, Senin (31/8/2026).
Peringatan HUT Kota Mataram tahun ini mengusung tema “Merawat Kota, Menumbuhkan Harapan”. Upacara turut dihadiri Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Hj. Indah Dhamayanti serta para kepala daerah kabupaten/kota se-NTB.
Nurul Adha menyampaikan apresiasi atas berbagai kemajuan yang telah dicapai Kota Mataram selama 33 tahun perjalanan sebagai daerah otonom.
“Selamat buat Kota Mataram. Semoga menjadi kota yang terus maju, merawat kota, menjaga harapan anak-anak Kota Mataram dan maju bersama,” ujar Nurul Adha.
Menurutnya, kemajuan Mataram seharusnya tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat kota, tetapi juga dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain, khususnya Lombok Barat yang memiliki hubungan erat dengan Kota Mataram.

Hubungan tersebut, kata dia, tidak hanya berkaitan dengan kedekatan wilayah, tetapi juga memiliki ikatan sejarah yang kuat.
“Kota Mataram juga saling menguatkan dengan Lombok Barat, karena Kota Mataram dilahirkan oleh Kabupaten Lombok Barat,” ungkapnya.
Ia pun secara terbuka mengakui perkembangan Kota Mataram yang dinilainya telah menunjukkan kemajuan dalam berbagai sektor.
Namun, bagi Nurul Adha, kemajuan tersebut justru harus menjadi pemicu bagi Lombok Barat untuk bekerja lebih keras dalam meningkatkan kualitas pembangunan.
“Secara jujur saya melihat Kota Mataram jauh lebih maju. Mudah-mudahan ini menjadi penyemangat buat Kabupaten Lombok Barat untuk bisa maju seperti Kota Mataram,” katanya.
Ia menegaskan, Lombok Barat tidak boleh berhenti melakukan evaluasi dan pembenahan. Pembangunan ke depan harus diarahkan bukan hanya pada pembangunan fisik, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Sejumlah indikator pembangunan menjadi perhatian penting, mulai dari upaya menekan angka kemiskinan, meningkatkan rata-rata lama sekolah, hingga memperkuat kesejahteraan masyarakat.
Nurul Adha berharap sinergi antara Lombok Barat, Kota Mataram dan pemerintah daerah lainnya di NTB dapat terus diperkuat. Menurutnya, kemajuan satu daerah semestinya dapat memberikan dampak positif bagi daerah lain dan mendorong pembangunan NTB secara bersama-sama.
“Yang paling penting bagaimana kita bisa terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memberikan harapan yang lebih baik untuk generasi berikutnya,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan