Sumbawa Barat.Mediajurnalindonesia.id Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat melalui Dinas Perikanan melaksanakan kegiatan verifikasi dan validasi data nelayan untuk program Asuransi Nelayan berbasis platform pendataan Jala Si Ikan di Desa Labuhan Lalar, Rabu (1/7/2026).

Kegiatan ini bertujuan memastikan data calon peserta asuransi nelayan akurat, mutakhir, dan sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Dengan data yang valid, proses pengusulan kepesertaan Asuransi Nelayan diharapkan dapat berjalan tepat sasaran sehingga manfaat program benar-benar diterima oleh nelayan yang berhak.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sumbawa Barat, Agus Purnawan, S.Pi., M.M., menjelaskan bahwa verifikasi dilakukan secara menyeluruh terhadap identitas nelayan, status keaktifan sebagai pelaku usaha perikanan tangkap, serta kelengkapan persyaratan administrasi.

“Tim melakukan verifikasi secara langsung melalui wawancara dan konfirmasi kepada para nelayan. Selanjutnya, hasil verifikasi diinput dan diperbarui melalui platform pendataan Jala Si Ikan agar data yang tersimpan benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan,” ujarnya.

Menurut Agus, akurasi data menjadi faktor penting dalam mendukung efektivitas pelaksanaan program Asuransi Nelayan. Data yang terintegrasi akan memudahkan pemerintah dalam menetapkan peserta yang memenuhi syarat sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat nelayan.

Program Asuransi Nelayan merupakan salah satu bentuk perlindungan pemerintah bagi para pelaku usaha perikanan tangkap terhadap berbagai risiko yang dapat terjadi saat menjalankan aktivitas di laut. Melalui program tersebut, pemerintah berupaya memberikan rasa aman sekaligus meningkatkan kesejahteraan nelayan sebagai bagian dari pembangunan sektor kelautan dan perikanan di Kabupaten Sumbawa Barat.

Dinas Perikanan berharap seluruh nelayan dapat berpartisipasi aktif dalam proses pendataan dan memberikan informasi yang benar sehingga program perlindungan ini dapat terlaksana secara optimal, transparan, dan tepat sasaran.(zak)