Mataram.mediajurnalindonesia.id – Prestasi membanggakan ditorehkan kontingen Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dalam ajang Pekan Olahraga Wartawan Daerah NTB 2026 yang digelar di Kota Mataram, Sabtu (27/6/2026). Dua atlet domino dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sumbawa Barat berhasil meraih golden ticket menuju Pekan Olahraga Wartawan Nasional 2027 yang akan berlangsung di Provinsi Lampung pada tahun 2027 mendatang.

Keberhasilan tersebut diraih setelah para peserta mengikuti serangkaian pertandingan ketat melawan perwakilan atlet wartawan dari kabupaten/kota se-Provinsi Nusa Tenggara Barat dalam cabang olahraga domino. Seleksi berlangsung kompetitif dengan sistem penilaian untuk menentukan peserta dengan poin tertinggi yang berhak melaju ke tingkat nasional.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Kabupaten Sumbawa Barat, Hairil W. Zakaria, mengungkapkan bahwa pada babak penyisihan awal, KSB menurunkan tujuh peserta, yakni Haerudin, Rozak, Dendi, Iwan,Hardoni, Sutan dan Hairil sendiri.

“Pada babak awal ada tujuh peserta dari KSB yang bertanding. Setelah melalui persaingan yang cukup sengit hingga tahap berikutnya, dua peserta dari KSB berhasil lolos dan mendapatkan golden ticket menuju PORWANAS, yaitu Rozak dan saya,” ujar Hairil.

Ia menjelaskan, secara keseluruhan terdapat delapan atlet domino dari Pulau Sumbawa yang berhasil mengamankan tiket menuju PORWANAS 2027. Mereka adalah Rofidin dari Lombok Tengah, Baharuddin dari Bima, Rozak dari KSB, Hairil dari KSB, Muhiddin dari Dompu, Riyai dari Dompu, Indra Acata dari Dompu, serta Sinyul dari Kabupaten Bima.

Menurut Hairil, capaian tersebut menjadi motivasi besar bagi kontingen NTB, khususnya atlet asal Sumbawa Barat, untuk mempersiapkan diri menghadapi kompetisi tingkat nasional tahun depan.

“Kami berharap pada ajang PORWANAS 2027 di Lampung nanti, khususnya atlet dari KSB mampu memberikan hasil terbaik dan membawa pulang medali emas. Secara umum, kami juga berharap kontingen NTB dapat menunjukkan prestasi terbaik di tingkat nasional,” tutupnya.

Keberhasilan ini menjadi catatan positif bagi insan pers di Kabupaten Sumbawa Barat, sekaligus menunjukkan bahwa wartawan tidak hanya aktif dalam dunia jurnalistik, tetapi juga mampu berprestasi di bidang olahraga dan mengharumkan nama daerah di level nasional.(Rozak)