Lombok Barat, Mediajurnalindonesia.id- Manajemen RSUD Tripat (Patut Patuh Patju) Kabupaten Lombok Barat terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Salah satu langkah konkret yang kini telah berjalan adalah pengoperasian tiga unit Mesin Anjungan Pendaftaran Mandiri (APM), yang berfungsi layaknya mesin ATM untuk memudahkan proses pendaftaran pasien.

Direktur RSUD Tripat, dr. H. Suriyadi, Sp.An melalui Kasi Pelayanan Medik, dr. Eka Rahma Setiawati, menjelaskan bahwa mesin APM diperuntukkan khusus bagi pasien lama yang sudah memiliki surat kontrol.

“Harapan kami pasien bisa daftar sendiri seperti pakai ATM. Mesin sudah kami operasikan sejak pukul 07.00 pagi. Jika sudah memiliki surat kontrol, pasien cukup memasukkan data ke mesin dan langsung menuju poliklinik. Ini sangat efektif memotong waktu antrean,” ujarnya, Kamis (2/4/2026).

Ia menambahkan, inovasi ini diharapkan mampu mengurai kepadatan antrean di loket pendaftaran manual yang selama ini kerap menjadi keluhan masyarakat.

Menanggapi adanya keluhan pasien terkait lamanya waktu pelayanan, pihak rumah sakit memberikan penjelasan berdasarkan data sistem. Salah satu pasien tercatat mendaftar di loket pada pukul 07.55, kemudian dilayani perawat poli pada pukul 08.15, dan diperiksa dokter spesialis pada pukul 08.22.

Namun demikian, karena kondisi medis pasien memerlukan penanganan lanjutan, pasien tersebut harus dirujuk ke poli jantung. Di poli tersebut, pasien tetap harus mengikuti antrean yang sudah berjalan.

“Setelah dilakukan pemeriksaan tambahan seperti EKG dan Echo, seluruh proses baru selesai sekitar pukul 10.00. Jadi terkesan lama, padahal itu merupakan rangkaian prosedur medis yang memang harus dilalui,” jelasnya.

Pihak RSUD juga mengakui masih banyak masyarakat yang datang lebih awal, bahkan sejak subuh, meskipun sistem pendaftaran BPJS baru mulai aktif pada pukul 07.00 pagi.

“Kami sudah mencantumkan estimasi jam layanan di surat kontrol agar pasien tidak perlu datang terlalu pagi. Namun, sebagian masyarakat masih merasa lebih nyaman datang lebih awal,” tambahnya.

Selain menghadirkan mesin APM, RSUD Tripat juga telah mengintegrasikan sistem layanan dengan aplikasi Mobile JKN. Melalui aplikasi ini, pasien dapat melakukan pendaftaran dan check-in secara mandiri melalui ponsel.

Di sisi lain, pihak rumah sakit juga terus meningkatkan kualitas pelayanan melalui pelatihan komunikasi efektif bagi seluruh tenaga kesehatan dan staf pelayanan.

Humas RSUD Tripat, Baiq Septemi Abdiana menyampaikan bahwa pihaknya terus didorong untuk memberikan pelayanan terbaik dengan pendekatan yang humanis.

“Pak Direktur selalu memotivasi kami untuk tidak bosan memberikan penjelasan kepada pasien. Yang kami layani adalah masyarakat yang sedang sakit, tentu kondisi emosinya berbeda. Kami juga berterima kasih kepada media dan LSM sebagai penyeimbang sekaligus pengingat agar kami terus berbenah,” tuturnya.

Saat ini, RSUD Tripat Gerung terus berupaya memenuhi standar pelayanan dengan menargetkan durasi waktu maksimal 60 menit, terhitung sejak pasien mendaftar hingga mendapatkan pelayanan dari dokter spesialis. (Ramli Mji)