Oleh: R Haidar Alwi
Mediajurnalindonesia.id- 5 Mei 2025.
Negara Republik Indonesia tercinta nusantara yang sangat luar biasa kaya raya sumber daya alam dan hasil pertanian, bila di kelola dengan sebaik baiknya dan dikelola orang orang tepat bisa dapat dipastikan bisa mensejahterakan dan memakmurkan rakyat Indonesia yang diperkirakan berjumlah 284.44 juta jiwa tahun 2025 (BPS).
Dalam Undang Undang sudah jelas terang bederang dapat diambil pijakan, sebagai mana sudah diatur dalam Undang Undang 1945 pasal 33 ayat 3 bahwa bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai negara dan dipergunakan untuk sebesar besarnya kemakmuran rakyat.
Ungkap R Haidar Alwi Presiden Institute (HAI) – Haidar Alwi Card (HAC) dan Tokoh TOLERANSI INDONESIA HAIDAR ALWI, Keberadaan Rare Earth Elements (REE) atau unsur tanah jarang semakin menarik perhatian publik global. Di tengah transisi energi bersih dan perlombaan teknologi tinggi antarnegara, REE menjadi komoditas strategis yang diperebutkan banyak kekuatan besar dunia. Namun ironisnya, di Indonesia, negara yang diperkirakan menyimpan potensi REE dalam jumlah besar, isu ini masih belum menjadi prioritas utama dalam kebijakan nasional.
Ungkap kembali R HAIDAR ALWI Presiden Haidar Alwi institute (HAI) – Haidar Alwi Card (HAC) dan TOKOH TOLERANSI INDONESIA sekaligus pendirinya, mengingatkan bahwa Indonesia harus segera bangun dari tidur panjang. Menurutnya, REE adalah senjata masa depan yang tak berbentuk peluru, tetapi mampu menentukan arah kekuasaan ekonomi, pertahanan, dan inovasi teknologi global.
Kita terlalu sering menjadi eksportir mentah dan penonton dari revolusi industri global. Kini, di tangan kita ada bahan dasar peradaban digital dan energi masa depan. Kita tidak boleh lengah,” ujar Haidar Alwi.(5/5/2025).
Logam kecil, dampak global besar. REE adalah kelompok 17 unsur dalam tabel periodik dipergunakan dalam berbagai teknologi mutakhir seperti mobil listrik, turbin angin, baterai energi baru, radar militer, dan satelit komunikasi, industri pertahanan satu unit jet tempur moderen F-35 membutuhkan lebih dari 400 Kg REE.
Indonesia dan potensi yang tersembunyi. Sejumlah data riset geologi menunjukkan Indonesia menyimpan cadangan REE yang signifikan.
Beberapa diantaranya bahkan tercatat dalam data Kementerian ESDM, antara lain: 1. Bangka Belitung sebagai wilayah penghasil monazite, mineral pembawa REE umum ditemukan sebagai ikutan dalam tambang timah,. 2. Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah menyimpan mineral xenotime juga termasuk pembawa REE yang sangat potensial.
Estimasi total cadangan bijih XENOTIME di Indonesia mencapai lebih dari 6,4 miliar ton, sedangkan MONAZITE terukur mencapai 52 juta ton.
Sambung, R HAIDAR ALWI Presiden HAI – HAC, Tokoh TOLERANSI INDONESIA, menyebut data ini sebagai peringatan sekaligus peluang negara lain sibuk tersebut, kita justru belum menyentuhnya secara serius yang merupakan salah satu aset bisa mengubah posisi geopolitik Indonesia di kancah dunia Internasional, (Daeng S)
bersambung…
