
Jakarta, Mediajurnalindonesia.id – Komisi IV DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama empat unsur pimpinan DPRD melakukan kunjungan kerja ke Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) di Jakarta, Rabu (14/1/2026).
Kunjungan tersebut bertujuan meminta dukungan serta pengawalan politik terkait pembangunan kembali Gedung DPRD NTB yang rusak akibat aksi pembakaran massa saat demonstrasi.
Gedung DPRD NTB yang berlokasi di kawasan Udayana, Kota Mataram, mengalami kerusakan parah dalam peristiwa tersebut sehingga dinilai tidak lagi representatif untuk menunjang aktivitas lembaga legislatif daerah. Oleh karena itu, DPRD NTB berharap adanya dukungan penuh dari DPR RI, khususnya dalam proses penganggaran di tingkat nasional.
Wakil Ketua Komisi IV DPRD NTB, Sudirsah Sujanto, menegaskan bahwa keberadaan gedung DPRD yang layak dan representatif sangat penting guna memastikan kelancaran fungsi legislasi, pengawasan, serta pelayanan publik.
“Kami meminta agar Kantor DPRD NTB bisa dikawal agar kami dapat bekerja secara optimal,” ujar Sudirsah dalam pertemuan tersebut.
Menurut Sudirsah, para anggota DPR RI dari daerah pemilihan NTB telah menyatakan komitmennya untuk mengawal proses penganggaran pembangunan Gedung DPRD NTB hingga tuntas. Pengawalan tersebut diharapkan dapat mempercepat realisasi pembangunan tanpa terkendala hambatan administrasi maupun dinamika politik anggaran.
“Mereka akan terus mengawal anggaran pembangunan kantor DPRD ini,” katanya.
Selain membahas pembangunan gedung DPRD, rombongan juga menyampaikan aspirasi terkait percepatan pembangunan ruas jalan lingkar utara di Kabupaten Lombok Utara. Infrastruktur tersebut dinilai strategis untuk meningkatkan konektivitas wilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
Dalam pertemuan tersebut, rombongan DPRD NTB diterima oleh Anggota DPR RI Abdul Hadi dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Mori Hanfi dari Fraksi Partai NasDem. Keduanya menyatakan kesiapan untuk memperjuangkan aspirasi yang disampaikan, baik terkait pembangunan Gedung DPRD NTB maupun pembangunan jalan lingkar utara di Lombok Utara.
Pembangunan kembali Gedung DPRD NTB diproyeksikan tidak hanya sebagai upaya pemulihan pasca kerusuhan, tetapi juga sebagai peningkatan kualitas fasilitas kerja bagi wakil rakyat. Sementara itu, pembangunan jalan lingkar utara Lombok Utara dipandang penting untuk mendukung sektor pariwisata, memperlancar distribusi logistik, serta membuka akses ekonomi baru bagi masyarakat.
DPRD NTB berharap sinergi antara pemerintah daerah dan DPR RI dapat terus terjalin dengan baik sehingga program-program strategis tersebut dapat segera terealisasi demi kepentingan pembangunan daerah dan peningkatan kualitas pelayanan publik.(AB)

Tinggalkan Balasan