Lombok Barat, Mediajurnalindonesia.id- Momen bersejarah bagi keluarga besar Muhammad Zaini, yang baru saja dinyatakan lulus sebagai anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI), dirayakan dengan acara tasyakkuran pada Jumat malam, 30 Mei 2025, di rumahnya yang terletak di Dusun Dasan Daya, Desa Lembar, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat. Acara yang khidmat ini tidak hanya sebagai ungkapan syukur atas pencapaian Zaini, tetapi juga sebagai kesempatan untuk memperkuat pita silaturahmi antar sesama santri dan alumni Yayasan Nurul Hidayah NWDI Bakong Dasan.
Acara tasyakkuran tersebut dirangkai dengan kegiatan Hiziban yang dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat, termasuk Kepala Madrasah Aliyah Nurul Hidayah NWDI, Ustad Nurasih, QH.M.Pd.I, para santri, serta alumni dari yayasan tersebut. Kehadiran Kepala Dusun Dasan Daya, Muhayadi, menambah suasana kehangatan dalam perayaan tersebut.
Dalam sambutannya, Ustad Nurasih menyampaikan rasa syukurnya atas pencapaian M. Zaini. Ia menekankan pentingnya semangat dan kerja keras, “Alhamdulillah malam ini kita bisa laksanakan acara tasyakkuran ini. M. Zaini adalah alumni Yayasan Nurul Hidayah NWDI Bakong Dasan yang lulus pada tahun 2023/2024. Dia telah membuktikan bahwa dimanapun kita menuntut ilmu, baik di sekolah negeri maupun swasta, hal itu tidak menentukan kesuksesan kita.”
Lebih lanjut, Ustad Nurasih menjelaskan bahwa keberhasilan Zaini menjadi anggota TNI adalah hasil dari ketekunan dan keseriusannya dalam menuntut ilmu serta berpartisipasi aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler, khususnya Pramuka. “Zaini memang santri kita yang sejak lama bercita-cita untuk menjadi anggota TNI, dan prestasinya dalam kegiatan-kegiatan tersebut terbilang sangat baik,” tambahnya.
Kepala Dusun, Muhayadi, turut mengekspresikan kebanggaannya. Ia menyoroti perjalanan hidup Zaini yang berasal dari keluarga sederhana, menyampaikan bahwa keberhasilan Zaini menjadi anggota TNI adalah contoh nyata bahwa latar belakang ekonomi tidak menjadi penghalang untuk menggapai cita-cita.
“Ini membuktikan bahwa dari keluarga sederhana pun, seseorang bisa menjadi TNI. Zaini adalah teladan bagi remaja sebayanya bahwa mengejar cita-cita tidak harus bergantung pada banyak uang atau rumah mewah,” ungkap Muhayadi.
Acara tasyakkuran ini menjadi lebih bermakna dengan adanya doa dan harapan dari semua yang hadir, do’a dan restu orang tua adalah faktor utama dalam mengejar cita-cita. Dalam suasana penuh haru dan kebahagiaan, masyarakat setempat berharap agar Ahmad Zaini dapat menjadi sosok yang menginspirasi dan berkontribusi positif bagi bangsa dan negara.
Dengan semangat juang dan daya juang yang tinggi, Muhammad Zaini telah menunjukkan bahwa kesuksesan adalah hasil dari kerja keras, kesabaran, dan kehendak yang kuat. Semoga pencapaian ini tidak hanya menjadi langkah awal bagi Zaini, tetapi juga memotivasi generasi muda lainnya untuk terus berusaha dalam mengejar cita-cita mereka. (Ramli Mji)
