Lombok Barat. Mediajurnalindonesia.id- Jajaran Kepolisian Resor Lombok Barat (Polres Lobar) menunjukkan kecepatan dan ketanggapan dalam menangani kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayahnya. Pada Minggu pagi, 4 Mei 2025, sekitar pukul 09.30 WITA, sebuah kecelakaan tunggal melibatkan sebuah mobil pick-up di Jalan Raya Imam Bonjol, Kelurahan Gerung Utara, Kecamatan Gerung, Lombok Barat. Kejadian ini langsung mendapat perhatian dari aparat kepolisian setempat setelah adanya laporan dari masyarakat.

Kapolres Lombok Barat, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., melalui pernyataan resmi, menyampaikan bahwa pihaknya segera merespons laporan tersebut dengan mengirimkan anggota ke lokasi untuk melakukan penanganan dan pengamanan. “Kami menerima laporan dari masyarakat mengenai kecelakaan ini dan langsung bergerak cepat ke TKP untuk memastikan kondisi dan mengevakuasi korban,” ujarnya.

*Kronologi Kecelakaan: Mobil Pick-Up Tabrak Pohon Setelah Mendahului Sepeda Motor*

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, kecelakaan bermula saat sebuah kendaraan pick-up berwarna hitam melaju dari utara ke selatan di jalan raya tersebut. Ketika mendekati lokasi kejadian, pengemudi pick-up yang diketahui berinisial B (37 tahun), warga Dusun Pede Anyar, Desa Kuripan Selatan, Kecamatan Kuripan, mencoba mendahului sepeda motor jenis Scoopy yang berada di depannya.

Namun, usai melakukan aksi mendahului, pengemudi tersebut diduga kehilangan kendali atas kendaraannya. Mobil pick-up oleng ke arah barat dan akhirnya menabrak sebuah pohon di tepi jalan. Kejadian ini menyebabkan kecelakaan tunggal yang melibatkan belasan penumpang dan menyebabkan satu orang meninggal dunia serta beberapa lainnya mengalami luka-luka.

*Duka Mendalam dan Imbauan Keselamatan dari Pihak Kepolisian*

Kapolres Lombok Barat, AKBP Yasmara Harahap, menyampaikan rasa duka mendalam kepada keluarga korban meninggal dunia atas insiden tragis ini. Ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam berkendara dan tidak menggunakan kendaraan bak terbuka untuk mengangkut orang, karena tindakan tersebut sangat berbahaya dan berpotensi menyebabkan kecelakaan fatal.

“Keselamatan harus menjadi prioritas utama saat berkendara. Kami mengingatkan agar selalu mematuhi aturan lalu lintas dan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik sebelum digunakan,” tegasnya.

*Korban dan Penanganan Medis*

Kasat Lantas Polres Lombok Barat, Iptu Dina Rizkiana, S.Tr.K., menjelaskan bahwa dari kejadian tersebut, satu korban atas nama Ananda R (8 tahun), anak perempuan yang menjadi penumpang, dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian. Selain itu, belasan penumpang lainnya mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan berbeda-beda.

*kondisi beberapa korban luka-luka yang telah didata oleh tim medis dan kepolisian:*

Saudara B (37): Sakit di pinggang (pengemudi)
Saudari W (13): Luka di wajah
Saudara A (12): Luka lecet
Saudari A (6): Luka lecet di kepala
Saudari I (10): Luka lecet
Saudara MHR (3): Luka di kepala dan patah tangan kiri
Saudari N (10): Luka di wajah
Saudara MFW (7): Luka di kepala
Saudara MR (10): Patah tangan kiri
Saudari H (4): Luka di kepala
Saudari SP (10): Benjolan di kepala
Saudara AD (9): Luka lecet di wajah
Saudari NA (9): Luka lecet
Saudari S (70): Patah kedua tangan dan luka di wajah
Saudari N (55): Luka di wajah
Saudari K (40): Luka di kepala
Saudari M (40): Luka di kepala
Saudari WR (46): Lecet-lecet
Saudari R (49): Luka di wajah dan patah tangan
Saudari R (45): Luka lecet

Seluruh korban segera mendapatkan penanganan medis di fasilitas kesehatan terdekat. Kepolisian juga melakukan pendataan saksi-saksi di lokasi kejadian, termasuk seorang pedagang di Desa Bleke, Kecamatan Gerung, untuk mendukung proses penyelidikan.

*Langkah-Langkah Penanganan dan Penyidikan Lebih Lanjut*

Setelah kejadian, tim kepolisian langsung melakukan berbagai tindakan, termasuk mengamankan kendaraan pick-up sebagai barang bukti, melakukan pengecekan kondisi korban, dan membuat laporan awal terkait insiden tersebut. Saat ini, pihak berwajib tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan ini, termasuk kemungkinan faktor kelalaian pengemudi dan kondisi kendaraan.

Polres Lombok Barat menyatakan komitmennya untuk memastikan proses penyidikan berjalan transparan dan profesional, serta berupaya mencegah kejadian serupa di masa mendatang melalui peningkatan patroli dan edukasi keselamatan berkendara kepada masyarakat.

Kecelakaan tunggal yang melibatkan mobil pick-up di Lombok Barat menjadi pengingat pentingnya keselamatan di jalan raya. Tindakan cepat dan tanggap dari aparat kepolisian menunjukkan komitmen dalam melindungi masyarakat dan menegakkan aturan lalu lintas. Masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati, mematuhi peraturan, dan menjaga kondisi kendaraan agar perjalanan menjadi aman dan selamat. Semoga insiden ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua untuk lebih peduli akan keselamatan berkendara. (Ramli Mji)