Lombok Barat, Mediajurnalindonesia.id– Pimpinan Daerah Pemuda Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (Pemuda NWDI) Kabupaten Lombok Barat Periode 2026–2029 resmi dilantik di Aula Kantor Bupati Lombok Barat, Kamis (10/9/2026). Pelantikan yang dirangkaikan dengan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) tersebut menjadi momentum konsolidasi kader untuk memperkuat peran organisasi di tengah masyarakat.
Mengusung tema “Kompak Utuh Bersatu Mengabdi Membangun Lombok Barat”, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi seremoni pergantian kepengurusan. Pimpinan Pusat (Pimpus) Pemuda NWDI justru mendorong kepengurusan baru di bawah komando Sahabudi agar mampu bergerak lebih luas dan berani masuk ke berbagai ruang strategis.
Ketua Pimpus Pemuda NWDI, Ust. Muh. Rifki Parabi, Lc., mengatakan pelantikan tersebut berlangsung pada momentum yang dinilai sangat tepat, yakni bertepatan dengan Bulan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus menyambut Hultah NWDI ke-91.
Menurutnya, dua momentum besar tersebut harus dijadikan energi baru bagi kader Pemuda NWDI untuk meningkatkan pengabdian dan memperbesar kontribusi organisasi.
“Momentum dua peristiwa besar ini sangat pas menjadi penyemangat dan pecutan bagi Pemuda NWDI Lombok Barat untuk membawa semangat baru serta melipatgandakan kontribusi nyata di tengah masyarakat,” ujar Ust. Rifki.
Ia menegaskan, kader NWDI tidak boleh hanya aktif di lingkungan internal organisasi. Kader harus mampu hadir dan memberi manfaat di berbagai ruang kehidupan masyarakat.
“Kader harus masuk di tiga ruang,” tegas Farabi.
Tiga ruang yang dimaksud yakni pendidikan, keumatan, dan penguatan ekonomi masyarakat. Namun, menurutnya, tiga sektor tersebut tidak boleh dipisahkan dari ruang sosial dan politik sebagai bagian dari dinamika kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
Ia menyebut, perjalanan panjang NWDI yang kini memasuki usia 91 tahun merupakan warisan perjuangan yang harus diteruskan oleh generasi muda dengan pendekatan yang lebih relevan terhadap tantangan zaman.
“Jalan panjang perjuangan NWDI yang kini memasuki usia 91 tahun harus terus kita jaga. Kader-kader Pemuda NWDI diharapkan mampu hadir memberi manfaat di semua sektor dan memperkuat kolaborasi, baik dengan pemerintah daerah maupun elemen masyarakat lainnya,” katanya.
Menurut Rifki, kekuatan organisasi pemuda tidak cukup hanya dibangun melalui konsolidasi internal. Kolaborasi dengan pemerintah, lembaga legislatif, tokoh masyarakat, dunia pendidikan, pelaku ekonomi, hingga berbagai elemen masyarakat dinilai menjadi kunci agar program organisasi benar-benar memberikan dampak.
Pemuda NWDI, lanjutnya, harus mampu menjadi bagian dari solusi, bukan sekadar menjadi penonton atas berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.
Dukungan terhadap eksistensi Pemuda NWDI Lombok Barat juga datang dari jajaran DPRD Lombok Barat. Salah satunya H. Husnan Efendi, yang menyatakan komitmennya untuk mendukung berbagai program kerja organisasi tersebut.
Dukungan tersebut sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas antara organisasi kepemudaan dengan lembaga legislatif dalam mendorong program-program yang menyentuh kepentingan masyarakat.
Di sisi lain, Pemuda NWDI Lombok Barat menegaskan kesiapan untuk mengawal dan mendukung agenda Pemerintah Kabupaten Lombok Barat sepanjang kebijakan tersebut berorientasi pada kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.
Dengan kepengurusan baru periode 2026–2029, Pemuda NWDI Lombok Barat diharapkan tidak berhenti pada konsolidasi organisasi, tetapi mampu membuktikan eksistensinya melalui kerja nyata.
Kompak dalam organisasi, kuat dalam kolaborasi, dan hadir dengan kontribusi nyata menjadi tantangan utama kepengurusan baru untuk membuktikan bahwa kader muda NWDI mampu mengambil peran strategis dalam pembangunan Lombok Barat. (Ramli Miji)

Tinggalkan Balasan