Lombok Utara.Mediajurnalindonesia.id — Kabupaten Lombok Utara mendapat bantuan hewan kurban dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah. Satu ekor sapi jenis Simental dengan berat 988 kilogram atau nyaris satu ton disiapkan untuk disembelih dan didistribusikan kepada masyarakat.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Lombok Utara, Tresnahadi, S.Pt., menyampaikan hal ini saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (28/5/2025). Ia menyebut, sapi tersebut dibeli langsung dari peternak lokal, Amiq Arki, warga Dusun Senara, Desa Genggelang, Kecamatan Gangga.
“Alhamdulillah, kita mendapat satu ekor sapi dari Presiden RI. Sapi itu dibeli dari peternak kita sendiri, Miq Arki. Jenisnya Simental, beratnya 988 kilogram, dan dibeli dengan harga Rp132 juta termasuk pajak,” ujar Tresnahadi.
Lebih lanjut, Tresnahadi menjelaskan bahwa proses pembelian sapi dilakukan langsung oleh pemerintah pusat melalui transfer ke rekening peternak, sebagai bagian dari program distribusi hewan kurban presiden.
“Model pembeliannya langsung dari pusat ke peternak. Miq Arki kemarin diminta membuka rekening oleh Pemprov NTB karena administrasi SPJ-nya diproses di provinsi, dengan melibatkan DKP3 Lombok Utara dan Bagian Kesra,” jelasnya.
Administrasi pembelian sapi tersebut, kata dia, telah rampung pada Kamis pekan lalu. DKP3 Lombok Utara kini tengah mengawal proses selanjutnya hingga penyerahan ke Masjid Agung Tanjung.
“Nanti dari panitia masjid yang akan menentukan distribusinya. Apakah untuk warga sekitar Tanjung atau bagaimana, itu kami serahkan kepada mereka. Penyerahan akan dilakukan oleh Bupati mewakili Presiden,” tambahnya.
Tresnahadi juga mengungkapkan, tahun ini seluruh kabupaten/kota di NTB, termasuk pemerintah provinsi, mendapat jatah hewan kurban dari Presiden. Total bantuan untuk NTB sebanyak 11 ekor sapi.
“Dulu sistemnya digilir, tidak semua daerah dapat. Tapi tahun ini semua kabupaten/kota dan provinsi dapat. Untuk NTB ada 11 ekor, sesuai jumlah kabupaten/kota dan satu provinsi,” ungkapnya.
Menariknya, sapi kurban untuk Lombok Utara termasuk dalam tiga besar dengan bobot terberat dari seluruh sapi yang dibeli Presiden. Sapi terberat dibeli untuk Pemerintah Provinsi NTB dari Lombok Tengah dengan berat 1.014 kilogram, disusul sapi untuk Kabupaten Lombok Tengah (998 kilogram), dan Lombok Utara (988 kilogram).
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Presiden yang tidak hanya memberikan bantuan hewan kurban, tapi juga membeli langsung dari peternak lokal. Ini tentu memberi nilai tambah bagi masyarakat,” ujar Tresnahadi.
Ia menyebutkan, sapi milik Amiq Arki terpilih karena lolos seleksi sebagai sapi berkualitas tinggi, sehat, dan berbobot besar. Saat ini, sapi tersebut masih berada di kandang peternak dan akan diserahkan ke Pemda pada H-1 Idul Adha sebelum disalurkan ke Masjid Agung Tanjung.(Doel)
