Surabaya, Mediajurnalindonesia.id – Mahasiswa Universitas Ciputra yang tergabung dalam project Greenpreneur membuat komunitas dimana mereka menjual barang-barang yang tak terpakai tetapi masih menyimpan value yang kemudian hasilnya disalurkan kepada orang yang lebih membutuhkan.

Eka selaku salah satu anggota menjelaskan jika hal itu didasari oleh banyaknya barang-barang yang sudah tidak terpakai dirumahnya.

“Kita semua pasti punya barang yang sudah tidak kita pakai lagi, dan kebanyakan berujung dibuang. Daripada dibuang, lebih baik kita jual saja.” katanya.

Dia menjelaskan penjualan dilakukan menggunakan sistem lelang di akun media sosial dalam jangka waktu satu bulan. Setelah melewati waktu tersebut, lelang akan ditutup dan hasil dari lelang akan dihitung dan dikirim ke Panti Jompo dalam bentuk sembako.

“Kegiatan lelangnya dimulai pada tanggal 30 November 2022 dan ditutup pada tanggal 10 Desember 2022,” katanya.

Dia dan kelompoknya membagikan informasi tentang pelelangan kepada teman-temannya terlebih dahulu serta berharap komunitasnya lebih berkembang lagi di kedepannya.

“Untuk sekarang masih di lingkup teman-teman saja, tapi kami juga berharap komunitas ini bisa berkembang lagi di kedepannya.” tambahnya.(msa)