Sumbawa Barat.Mediajurnalindonesia.id — Hujan deras yang mengguyur wilayah Desa Maluk sejak malam hingga siang hari menyebabkan banjir yang merendam sejumlah rumah warga di Dusun Otak Keris, dan beberapa lokasi di Desa Maluk, Kecamatan Maluk, Kabupaten Sumbawa Barat, Selasa (24/2/2026).
Kepala Desa Maluk, Baharudiin, SE, mengatakan bahwa intensitas hujan yang tinggi mengakibatkan luapan air hingga masuk ke permukiman warga di Dusun Otak Keris dan beberapa RT terdampak.
“Akibat hujan deras yang terjadi sejak tadi malam, sejumlah rumah warga di Dusun Otak Keris dan beberapa titik beberapa RT terendam banjir. Kami langsung mengerahkan Satgas Penanggulangan Bencana Desa Maluk untuk memantau situasi dan memastikan kondisi warga yang terdampak,” ujarnya.
Adapun rumah warga yang terdampak banjir berdasarkan laporan dan hasil pengecekan langsung tersebar di beberapa RT, di antaranya:
* RT 10 Dusun Otak Keris terdapat 10 KK
* RT11 Dusun Otak Keris terdapat 20 KK
* RT 01: Dusun Maluk Utara 3 Rumah dan 20 Kamar Kost
* RT 09: Dusun Maluk Loka 5 KK

Pemerintah Desa Maluk mengimbau seluruh warga agar meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi musim hujan ekstrem. Warga diminta untuk menjaga kebersihan lingkungan, membersihkan saluran air di sekitar rumah masing-masing agar aliran air tetap lancar dan tidak menimbulkan genangan.
” Khusus bagi warga Dusun Otak Keris yang tinggal di sekitar bantaran sungai, diharapkan untuk selalu waspada terhadap kemungkinan luapan air sungai serta segera melaporkan jika terjadi bencana di lingkungan masing-masing.” tuturnya
Kades Maluk Baharuddin,S.E menyampaikan bahwa Tim Satgas Penanggulangan Bencana Desa Maluk terdiri dari unsur pemerintah desa dan elemen masyarakat, meliputi Ketua RT, Kepala Dusun, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Linmas, AGR, Kader Posyandu, PKK, serta staf desa. Satgas ini diketuai oleh Sekretaris Desa Maluk, Sahratul Nur, S.Pd, dengan Wakil Ketua dari Kasi Kesra (Elma Afrilina)
Pemerintah Desa Maluk terus melakukan pemantauan perkembangan situasi serta berkoordinasi dengan pihak terkait guna mengantisipasi potensi banjir susulan apabila curah hujan kembali meningkat.(Rozak)

Tinggalkan Balasan