Lombok Barat, Mediajurnalindonesia.id– Pemerintah Kabupaten Lombok Barat terus mematangkan persiapan pelaksanaan tradisi Lebaran Topat tahun 2026 yang menjadi salah satu warisan budaya masyarakat Pulau Lombok. Perayaan yang rutin digelar sepekan setelah Hari Raya Idul Fitri ini tahun ini akan menghadirkan nuansa berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Untuk pertama kalinya, pusat kegiatan Lebaran Topat akan dilaksanakan di Amphiteater Pasar Seni Senggigi, Kecamatan Batulayar. Lokasi ini dipilih seiring dengan hadirnya fasilitas amphiteater yang diharapkan menjadi pusat penyelenggaraan berbagai event, baik tradisional maupun modern di kawasan wisata Senggigi.
Dengan latar pesisir pantai Senggigi yang indah, perayaan ini diharapkan mampu menjadi daya tarik bagi wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, sekaligus memperkuat sektor pariwisata daerah.
Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini, menegaskan bahwa pelaksanaan Lebaran Topat tahun ini harus dipersiapkan secara optimal agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar, aman, dan khidmat.
Sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah, Bupati yang akrab disapa LAZ tersebut melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada Jumat (27/03/2026) untuk meninjau langsung kesiapan di sejumlah titik lokasi kegiatan.
Dalam sidak tersebut, Bupati memulai peninjauan dari kawasan Lingkoq Beleq, yang merupakan sumber mata air yang digunakan dalam prosesi ritual Lebaran Topat. Dari lokasi tersebut, air akan diambil oleh para peziarah untuk kemudian dibawa menuju Makam Batulayar yang berjarak sekitar 300 meter dengan berjalan kaki.
Setelah itu, Bupati melanjutkan monitoring ke kawasan Pasar Seni Senggigi yang akan menjadi pusat pelaksanaan kegiatan. Peninjauan ini bertujuan memastikan seluruh fasilitas dan sarana pendukung telah siap digunakan.
Pada kesempatan tersebut, seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, serta unsur Forkopimcam turut hadir dan menerima arahan langsung dari Bupati. Ia menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor agar seluruh tahapan kegiatan berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.
Pemerintah Kabupaten Lombok Barat berharap, melalui persiapan yang matang, perayaan Lebaran Topat 2026 tidak hanya berjalan sukses, tetapi juga mampu memberikan pengalaman budaya yang berkesan bagi masyarakat dan wisatawan yang hadir. (Red/Ramli)








Tinggalkan Balasan