Lombok Tengah, Mediajurnalindonesia.id- Sebuah insiden tragis terjadi di Pantai Ketapak, Desa Selong Belanak, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah. Seorang remaja berusia 17 tahun bernama Fazahurrahman dilaporkan hilang setelah terseret ombak saat mandi di pantai tersebut. Keluarga dan teman-teman korban sangat mengkhawatirkan keselamatannya, mengingat kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 14.15 WITA. Sabtu,7/6/2025

Fazahurrahman, yang berasal dari Desa Darek di Kecamatan Praya Barat, tiba-tiba terseret ke tengah laut oleh ombak besar, meninggalkan pemandangan yang mengkhawatirkan di pantai. Setelah menerima laporan mengenai kejadian tersebut, Kantor SAR Mataram dengan sigap mengerahkan tim rescue dari Unit Siaga SAR Kuta Mandalika untuk melakukan pencarian.

Koordinator Unit Siaga SAR Kuta Mandalika, Arya Made Kresna, menjelaskan bahwa tim rescue telah menggunakan perahu karet tipe rigid inflatable boat untuk menyisir sekitar perairan lokasi kejadian. “Kami melakukan segala upaya untuk menemukan Fazahurrahman,” kata Arya. Tim pencari tidak hanya terdiri dari personel SAR, tetapi juga melibatkan unsur dari TNI, Polri, Damkar Lombok Tengah, BPBD Lombok Tengah, nelayan, dan warga setempat.

Hingga pukul 18.30 WITA pada hari yang sama, pencarian belum membuahkan hasil. Dalam situasi seperti ini, waktu menjadi faktor penting, dan upaya pencarian akan dilanjutkan keesokan harinya, Minggu (8/6). Keberadaan berbagai pihak yang terlibat dalam pencarian memberikan harapan bagi keluarga dan teman-teman korban bahwa Fazahurrahman dapat ditemukan dalam keadaan selamat.

Pantai Ketapak, yang terkenal dengan keindahan alamnya, menjadi sorotan terkait masalah keselamatan pengunjung, terutama saat kondisi ombak sedang tinggi. Insiden ini menjadi pengingat bagi masyarakat dan wisatawan untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di dekat pantai, khususnya saat kondisi cuaca tidak mendukung.

Keluarga dan teman-teman Fazahurrahman berharap agar upaya pencarian membuahkan hasil positif. Mereka meminta dukungan dari semua pihak agar doa dan harapan mereka menjadi kenyataan. Sebuah harapan yang cukup besar dalam situasi yang sulit ini, di mana keselamatan adalah prioritas utama.

Dengan segala usaha yang dilakukan oleh tim pencari, diharapkan Fazahurrahman segera ditemukan dan dapat kembali ke pelukan keluarga. Rasa solidaritas dan kepedulian dari komunitas dan pihak berwenang perlu terus dijaga, agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. (Ramli Mji)