Lombok Utara.Mediajurnalindonesia.id – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Lombok Utara resmi meluncurkan dua program unggulan, Rekam Medis Elektronik (RME) dan Ruang Ramah Anak. Peluncuran ini menjadi bagian dari 99 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Lombok Utara, yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Acara yang digelar di halaman RSUD KLU, Jumat (23/5/2025), dibuka langsung oleh Bupati Lombok Utara, Dr. H. Najmul Akhyar. Dalam sambutannya, Bupati menekankan pentingnya inovasi di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) demi memudahkan akses dan pelayanan kepada masyarakat.

“Program ini kami hadirkan agar masyarakat tidak lagi menunggu lama di rumah sakit. Dengan RME, masyarakat bisa mengakses riwayat medis secara virtual. Pendaftaran juga bisa dilakukan secara online, sehingga pasien bisa datang tepat waktu sesuai jadwal pelayanan dokter,” ujar Najmul.

Ia mencontohkan, jika seorang dokter mulai praktik pukul 11.00, maka pasien cukup datang 15 menit sebelumnya untuk menghindari penumpukan di ruang tunggu.

“Kami ingin rumah sakit ini lebih efisien dan humanis,” kata orang Nomor 1 di KLU ini.

Tak hanya fokus pada sistem digital, pemerintah daerah juga mengambil langkah berani untuk menjamin akses kesehatan bagi warga yang belum memiliki BPJS Kesehatan. Menurut Najmul, regulasi khusus sedang disiapkan agar tidak ada masyarakat yang ditolak saat berobat hanya karena belum memiliki kartu jaminan kesehatan.

“Siapapun yang sakit, pemerintah yang akan pikirkan pembiayaannya. Jangan sampai ada warga yang kembali pulang tanpa mendapat layanan medis,” tegasnya.

Direktur RSUD KLU, drg. Nova Budiharjo, menyebutkan bahwa pelaksanaan RME mengacu pada Permenkes Nomor 24 Tahun 2022. Meski aturan sudah ada, peluncurannya sengaja diselaraskan dengan program 99 hari kerja bupati dan wakilnya.

Sementara untuk program Ruang Ramah Anak, Nova memastikan pihaknya telah menyiapkan fasilitas yang membuat anak-anak merasa nyaman saat menjalani perawatan.

“Kami siapkan ruangan khusus anak, dengan suasana yang menyenangkan agar mereka lebih rileks. Bagi pasien berkebutuhan khusus, disediakan ruang rawat inap satu anak satu kamar,” jelasnya.

Menutup acara, Nova memastikan bahwa instruksi Bupati terkait pembiayaan pasien non-BPJS akan dijalankan bersama Dinas Kesehatan dan OPD terkait.

“Kami siap laksanakan, demi layanan yang merata dan adil untuk seluruh warga KLU,” katanya.(Doel)