Lombok Barat. mediajurnalindonesia.id-
penutupan kegiatan manasik haji yang diikuti oleh calon jamaah haji dari sepuluh Kecamatan yang ada di Lombok Barat. Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Lombok Barat, H. Hariyadi Iskamdar, serta sejumlah pejabat penting termasuk tim kesehatan, Kasi Haji, dan perwakilan dari DPR-RI, seperti Lale Syifaunnufus, M.Fam dari Partai Gerindra Dapil Ntb 2.
Sebanyak 641 calon jamaah haji dari Lombok Barat mengikuti kegiatan manasik ini. Dalam sambutannya, H. Hariyadi Iskamdar menyampaikan pesan penting kepada seluruh calon jamaah. Ia mengingatkan agar mereka dapat bersabar selama proses menunggu keberangkatan, menjalankan ibadah di tanah suci, dan saat menunaikan rukun Islam kelima tersebut. Kepala Kantor Kemenag Lombok Barat juga berbagi kisah hikmah tentang kesabaran yang akhirnya akan membawa berkah dan mendapatkan gelar haji mabrur, sebuah gelar yang sangat didambakan oleh setiap Muslim. 24/4/2024
Sementara itu, anggota DPR-RI dari Partai Gerindra, Lale Syifaunnufus, M.Fam, dalam sambutannya menyoroti berbagai perkembangan terkait penyelenggaraan ibadah haji di Indonesia. Ia mengungkapkan bahwa Kementerian Agama sedang berupaya untuk membentuk Badan Penyelenggara Haji dan Umroh yang insyaAllah akan mulai beroperasi pada tahun 2026. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, profesionalisme, dan pelayanan kepada jamaah haji dan umroh di masa mendatang.
Lale Syifaunnufus juga menambahkan bahwa biaya haji di Indonesia diproyeksikan akan mengalami penurunan setiap tahunnya. Hal ini merupakan hasil dari berbagai perbaikan dan inovasi dalam pelayanan, termasuk peningkatan fasilitas di tanah suci dan di perjalanan. Ia menyebutkan bahwa pihaknya terus berupaya untuk memperbaiki layanan di tempat-tempat penting seperti Arofah, Muzdalifah, dan Mina agar jamaah mendapatkan kenyamanan maksimal selama menunaikan ibadah.
Selain itu, terkait aspek transportasi, pihaknya menegaskan bahwa ada tiga maskapai penerbangan utama yang akan melayani jamaah Indonesia, yakni Garuda Indonesia, Lion Air, dan Saudi Airlines. Khusus untuk Lombok, maskapai yang digunakan adalah Garuda Indonesia, yang diharapkan dapat memberikan layanan terbaik dan mendukung kelancaran keberangkatan jamaah.
Dalam kesempatan tersebut, Lale Syifaunnufus menegaskan bahwa penurunan biaya haji tidak akan mengurangi kualitas pelayanan. Ia menegaskan komitmen pemerintah dan maskapai terkait untuk terus meningkatkan fasilitas dan layanan, termasuk penambahan kuota petugas kesehatan dan peningkatan fasilitas umum di Asrama Haji, seperti di Arofah, Muzdalifah, dan Mina.
Kegiatan penutupan manasik ini menjadi momen penting bagi calon jamaah untuk mempersiapkan diri secara mental dan spiritual sebelum berangkat ke tanah suci. Harapan besar disampaikan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan penuh keikhlasan, kesabaran, dan mendapatkan gelar haji mabrur.
Acara penutupan manasik haji di Lombok Barat ini tidak hanya menjadi simbol kesiapan jamaah secara fisik dan mental, tetapi juga mencerminkan komitmen berbagai pihak untuk memberikan pelayanan terbaik dalam penyelenggaraan ibadah haji. Dengan dukungan pemerintah, swasta, dan masyarakat, diharapkan keberangkatan jamaah dari Lombok Barat dapat berjalan lancar, aman, dan penuh berkah. Semoga setiap langkah yang dilakukan membawa keberkahan dan meningkatkan keimanan seluruh calon jamaah haji. (Ramli Mji)
