Lombok Tengah.mediajurnalindonesia.id.Kepala Desa Mekar Damai Kecamatan Praya Kabupaten Lombok Tengah, Muhamad Yani S.AP, optimis kontingennya meraih juara, pada pelaksanaan Seleksi Tilwatil Qur’an dan Hadist ( STQH), Tingkat Kecamatan Praya ke XXVIII, yang dilaksanakan di Kantor Desa Aikmual Kecamatan Praya,dari tanggal 22 sampai 26 mei 2024.
Muhamad Yani, ketika ditemui Media Jurnal Indonesia dikantornya menjelaskan, kontingennya yang berasal dari Desa Mekar Damai berjumlah 18 orang, dalam pelaksanaan STQH kali ini akan mengikuti tiga cabang mata lomba yaitu, Cabang Tilawatil Qur’an, Hifzil Qur’an dan Musabaqah Hadits Nabi.
Dirincikan Kades Mekar Damai, Untuk mata lomba Cabang Tilwatil Qur’an, tingkat anak anak qorinya atas nama Khaerul Fatihin dan qoriahnya Muna Aulia Mupida, untuk tingkat dewasa qorinya atas nama Toni Sutrisno dan qoriahnya Rina Yolanda.
Sedangkan untuk Hifzil Qur’an, terdiri dari golongan 1Juz dan tilawah, hafiznya atas nama, M.Aufa Azka Umam dan hafizahnya Qudwatul Azkia, sedangkan untuk golongan 5 Juz dan Tilawah diikuti oleh Hafiz atas nama Fahriyan Alfarizi dan hafizahnya atas nama Sania Arofatuzzikro, untuk golongan 10 Juz dan tilawah, hafiznya Fahreza Apriadi dan hafizahnya atas nama Hidayatul Izzah, untuk golongan 20 juz, hafiznya Alazani Fahmi dan hafizahnya saudari Horlian, sedangkan untuk golongan 30 juz hafiznya Darmawan dan hafizahnya atas nama Susilawati.
Untuk mata lomba Cabang Hadits Nabi golongan 100 hadits dan sanad, pesertanya atas nama saudara Arif Rahman dan saudari Hullusiana serta golongan 500 Hadits diikuti oleh saudara Ridohni Yusuf dan saudari Siti Nurfitriani.
“Insya Alloh apabila qori wanita oriah, hafiz hafizahnya serta yang ikut lomba hadis, kalau meraih juara, saya selaku Kades akan memberikan reword atau penghargaan, kepada para peraih juara, karena berprestasi dan membangkitkan semangatnya, juga dalam pelaksanaan STQH ke XXVIII, dapat membawa nama harum Desa Mekar Damai,” katanya.
“Saya juga berharap kepada para peserta kontingen, agar mempersiapkan diri dengan sebaik baiknya dengan cara menjaga kesehatan dan makanan bagi peserta cabang Tilawah, bagi hafiz hapizah dan peserta musabaqoh Hadis Nabi,untuk terus menghafal bacaan, sehingga pada saat tampil, akan tampil dengan sebaik baiknya,”tegas Kades.
“Kades juga berpesan kepada kontingennya, STQH ini selain berlomba juga untuk beriadah, karena membaca dan menghafal Alqur’an dan mendalami Hadits Rasulullah SAW, pahalanya sangat besar, ketika nanti ada yang menjadi juara jangan merasa bangga dan meremehkan peserta lain yang tidak menjadi juara, tetapi tingkatkan prestasi untuk masa yang akan datang, kalaupun ada peserta yang tidak menjadi juara, jangan merasa bersedih, karena STQH harus diniatkan untuk beribadah, kedepan tingkatkan diri untuk selalu belajar dan belajar lebih giat lagi, agar lebih terkenal berkat kemuliaan Alquran.” harap Kades.
Kades menegaskan, peserta atau kontingen Desa Mekar Damai,yang mengikuti STQH ke XXVIII ni sebagian besar Alumni dan santri santriwati Pondok Pesantren Raudatul Makrif Dusun Bebie Desa Mekar Damai, dibawah pimpinan TGH.Imran Harun LC.(Fatur/MJI).
