Sumbawa Barat.Mediajurnalindonesia.id- Kapolsek Sekongkang yang baru, IPDA Abdul Gafir, mengawali tugasnya dengan bersilaturahmi dan membangun komunikasi bersama tokoh masyarakat, tokoh agama, serta pemuda di wilayah Kecamatan Sekongkang, Kabupaten Sumbawa Barat.

Silaturahmi tersebut dilakukan bersamaan dengan pelaksanaan Salat Jumat di Masjid Sekongkang Atas, Desa Sekongkang Atas, Jumat, 25 September 2026.

Abdul Gafir resmi menjabat sebagai Kapolsek Sekongkang menggantikan IPDA Herman, SH., M.M.Inov. Pergantian jabatan tersebut ditandai dengan Serah Terima Jabatan (Sertijab) yang dipimpin Kapolres Sumbawa Barat AKBP Rendy Andy Julikhlas, SH., S.I.K., M.Si., Kamis, kemarin.

Dalam kesempatan tersebut, Abdul Gafir memperkenalkan diri sekaligus meminta dukungan masyarakat selama menjalankan amanah sebagai Kapolsek Sekongkang.

“Saya meminta izin untuk mewakafkan pengabdian saya di Kecamatan Sekongkang. Mohon bimbingan dan arahan selama menjalankan tugas, serta berharap dapat diterima sebagai bagian dari warga Sekongkang,” kata Abdul Gafir.

Menurutnya, komunikasi dan sinergi dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Karena itu, ia berharap para tokoh agama, tokoh masyarakat, pemerintah desa, pemuda dan seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama menjaga situasi keamanan di wilayah hukum Polsek Sekongkang.

Dalam pertemuan tersebut, Abdul Gafir juga menyinggung situasi politik di Kecamatan Sekongkang. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga suasana tetap aman, tertib dan damai.

“Terkait dengan situasi politik di Kecamatan Sekongkang, mari kita bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban serta menciptakan suasana yang damai di tengah-tengah masyarakat Sekongkang,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa perbedaan pilihan maupun pandangan dalam kehidupan bermasyarakat merupakan hal yang perlu disikapi secara dewasa, sehingga tidak berkembang menjadi persoalan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.

Selain persoalan kamtibmas, Abdul Gafir mengingatkan masyarakat mengenai potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Hal itu dinilai penting mengingat Kecamatan Sekongkang saat ini mulai memasuki musim kemarau. Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran.

“Kita berharap dapat bersama-sama menjaga lingkungan agar terhindar dari kebakaran, mengingat saat ini Kecamatan Sekongkang sedang memasuki musim kemarau,” katanya.

Abdul Gafir juga secara khusus meminta dukungan para tokoh agama untuk ikut menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat, khususnya kalangan generasi muda.

“Ia mohon dukungan kepada masyarakat dan para tokoh agama. Saya yakin nasihat Bapak-Bapak kepada masyarakat dan anak muda insyaallah akan didengar,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Abdul Gafir juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjalankan tugas terdapat kekurangan maupun tindakan anggota Polsek Sekongkang yang dinilai kurang berkenan.

Ia menegaskan jajaran Polsek Sekongkang terbuka menerima laporan, teguran maupun nasihat dari masyarakat sebagai bahan evaluasi dalam menjalankan tugas pelayanan dan menjaga keamanan.

“Jika ada tindakan anggota Polsek Sekongkang yang kurang berkenan, kami siap menerima laporan, teguran dan nasihat dari Bapak-Bapak semuanya. Mari kita jaga kondusivitas keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polsek Sekongkang,” tegasnya.

Ia kembali menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu ragu menyampaikan masukan kepada dirinya maupun jajaran Polsek Sekongkang.

“Apabila ada usul, saran atau nasihat, silakan disampaikan kepada saya maupun anggota saya. Kami siap menerima dan memperbaiki kekurangan,” katanya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Desa Sekongkang Atas Jayadi, S.H., Sekretaris Desa Sekongkang Atas Budi, tokoh agama H. Ahmad Nyompa, H. Edi Irianto, H. Nurdin, serta jamaah Salat Jumat.(*)