Mataram, NTB, Mediajurnalindonesia.id- Perhelatan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Nusa Tenggara Barat (NTB) semakin memanas setelah mengalami penundaan. Dengan kehadiran dua calon yang siap bertarung untuk merebut kursi ketua, dinamika politik di dalam partai berlambang pohon beringin ini semakin menarik perhatian. Kedua calon yang berasal dari latar belakang yang berbeda telah mendaftarkan diri, menunjukkan komitmen mereka untuk memimpin partai.

Wakil Ketua Steering Committee, Bahtiar, mengonfirmasi bahwa hingga saat ini, dua kandidat telah mendaftar untuk posisi ketua. Pendaftar pertama adalah petahana, Mohan Roliskana, yang saat ini menjabat sebagai Walikota Mataram. Mohan Roliskana dikenal memiliki pengalaman yang cukup dalam kepemimpinan di daerah. Ia diikuti oleh Lalu Heri Prihatin, yang juga telah resmi menyerahkan berkas pendaftarannya dengan aspirasi untuk membawa perubahan di dalam partai.

“Sudah dua yang menyerahkan berkas pendaftaran,” ungkap Bahtiar, menandakan kompetisi yang sehat di dalam tubuh Partai Golkar NTB.

Tim pemenangan calon ketua DPD I Golkar, Lalu Heri Prihatin, yang dipimpin oleh Ihsan, mengungkapkan bahwa kehadiran Heri bertujuan untuk mengembalikan kebesaran Partai Golkar di NTB. Ihsan menegaskan, “Kehadiran pak Heri ingin fokus membesarkan kembali partai Golkar NTB, tanpa beban dari tugas lain.” Ini menunjukkan tekad yang kuat dari calon tersebut untuk merevitalisasi partai dan memperkuat posisinya di arena politik lokal.

Dalam percakapan dengan media, Ihsan menyatakan keyakinan bahwa Heri mampu membawa Golkar kembali ke masa kejayaannya. “Kemampuan memimpin juga tidak boleh dipandang sebelah mata,” ujarnya, menekankan integritas dan kapasitas Heri sebagai pemimpin yang berpotensi.

Yang menarik, Ihsan mengungkapkan bahwa timnya telah mengantongi 30 persen dukungan, sesuai dengan peraturan yang menetapkan bahwa setiap calon harus memiliki minimal dukungan tersebut untuk dapat mendaftar. “Malam ini kami akan terus lakukan konsolidasi hingga pemilihan besok, kami yakin bisa memenangkan Musda ini,” tambahnya dengan penuh keyakinan.

Dengan adanya dua calon yang siap bersaing, Musda Partai Golkar NTB diprediksi akan berjalan dengan sengit. Masyarakat dan para kader Partai Golkar tentunya berharap bahwa pertarungan ini akan membawa perubahan positif bagi partai dan meningkatkan kekuatan politiknya di kawasan NTB.

Sebagai salah satu partai politik yang memiliki sejarah panjang di Indonesia, langkah ke depan yang diambil oleh Golkar NTB sangat dinantikan. Semua mata kini tertuju pada proses pemilihan yang akan berlangsung, yang akan menjadi penentu bagi arah dan masa depan partai di provinsi ini. (Ramli Mji)